-->
Showing posts with label Kdrama. Show all posts
Showing posts with label Kdrama. Show all posts
,

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Drama Sabtu-Minggu tvN "Hometown ChaChaCha" yang ditayangkan pada tanggal 17, berhasilkan menyelesaikan kisahnya dengan akhir yang bahagia. Pada episode ke-16, rating naik menjadi rata-rata 13,3%, maksimum 14,5%, rata-rata nasional 12,7%, dan maksimum 13,7%, ini menjadi sebuah pencapaian tertinggi Hometown ChaChaCha.


Sejarah masa lalu Hong Doo-sik (Kim Seon-ho) terungkap dalam episode ke-15 yang ditayangkan kemarin. Hong Doo-sik sangat baik sehingga aku sepenuhnya mengerti bahwa Hong Doo-sik merasakan trauma yang luar biasa karena petugas penjaga keamanan yang gagal berinvestasi dan saudara kakaknya yang meninggal dalam kecelakaan mobil padahal Hong Doo-sik tidak melakukan kesalahan. Pada episode 15 banyak banjir air mata, nenek Gamri pergi meninggalkan dunia selamanya.

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Seperti yang diinginkan nenek Gamri (Kim Young-ok), cerita dimulai dengan semua orang Gongjin berkumpul bersama untuk tertawa dan mengobrol, memperingati perjalanan terakhir Gamri dalam suasana meriah. Kemudian, Doo-sik menemukan surat dalam keranjang jagung yang telah ditulis nenek Gamri selama hidupnya dan membacanya dengan Hye-jin. Doo-sik meneteskan air mata begitu banyak seolah memuntahkan kesedihan yang dia alami dalam pelukan Hye-jin. Pada saat yang sama, penduduk desa juga berduka dengan cara mereka sendiri, mengingat kenangan mereka dengan nenek Gamri.

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Seiring berjalannya waktu, kisah cinta antara Hye-jin dan Doo-sik akhirnya mengalami peningkatan dan Sung-hyun (Lee Sang-yi) juga terlihat memulai hubungan baru dengan penulis Wang (Park Ye-young). Hye-jin memutuskan untuk tetap menjadi satu-satunya dokter gigi di Gongjin daripada seorang profesor klinis yang didambakan semua orang, ia memutuskan untuk melamar Doo-sik karena dia ingin menjadi anggota keluarga Doo-sik. Tak disangka, Doo-sik melakukan hal yang sama. Hye-jin berkata, "Aku harap sepatu kami selalu berdampingan di pintu depan". Ia bertanya, "Maukah kamu menikahiku?". Doo-sik berkata, "Mari kita hidup bersama hari ini, besok, dan sepanjang waktu."


Pada akhir Hometown ChaChaCha memperlihatkan kebahagian pernikahan Hye-jin dan Doo-sik dengan semua orang Gongjin yang hadir. Tak hanya itu, penduduk Gongjin juga menjalani hidupnya dengan baik setelahnya. 

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Melihat Yoon Hye-jin, yang sedang mempersiapkan pernikahan di episode ke-16, aku ingat pernyataan yang dia buat ketika dia mengakui cintanya kepada Hong Doo-sik di episode 10. Ia mengatakan, "Aku adalah manusia terencana yang membuat jadwal hidup sampai aku berusia sembilan puluh sembilan tahun." Dan Yoon Hye-jin juga mengira dia adalah orang yang benar-benar tahu orang seperti apa dia.

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Kisah ikatan yang kuat terbentuk antara orang-orang yang tinggal di desa Gongjin memberikan rasa healing dan kenyamanan. Hometown ChaChaCha berhasil membuatku terasa hangat, kadang bikin ketawa, kadang juga bikin nangis, rasanya seperti sedang healing ketika menonton ini. Kisah emosional karakter yang digambar secara pas menjadi kekuatan tersendiri.


Review Drama Hometown Cha Cha Cha

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Penulis Shin Ha-eun kembali ke Drama Hometown ChaChaCha, yang sebelumnya ia juga sukses membuat versi drama dari The Crowned Clown. Sekali lagi ia berhasil membuat adaptasi film ke drama dengan baik. Sutradara Yoo Je-won juga semakin memberi pembuktian pada karyanya. Sepertinya dia memang cocok dengan drama romance melodrama, seperti Hi Bye Mama!, Tomorrow with You dan Hundred Million Stars From The Sky. Di sisi lain, tentu sulit untuk berhasil menyesuaikan karya asli. Banyak harapan yang diberikan penonton kepada mereka.


Di antara para aktor, Shin Min-ah, yang membuatku menonton drama ini. Bahkan, Shin Min-ah menunjukkan aktingnya yang indah secara alami. Aku menonton semua dramanya karena aku rasa dia ngga akan salah pilih proyek. Dalam Hometown ChaChaCha, Shin Min-ah berhasil mengambil peras sebagai seorang wanita profesional bernama Yoon Hye-jin dan seorang dokter gigi yang sangat hangat. Jadi, proyek ini merupakan tantangan baru Shin Min-ah, karena ia memainkan karakter baru yang belum pernah ia ambil sebelumnya. Aku berharap Shin Min-ah akan memilih karya yang dapat menunjukkan skill akting baru di proyek selanjutnya.

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Jika bicara tentang skill akting yang membekas, hal pertama yang terlintas dalam pikiran adalah Lee Bong-ryeon, yang memainkan peran Yeo Hwa-jung, yang marah pada Jang Young-guk (In Kyo-jin) di episode ke-12. Lee Bong-ryeon berhasil memperlihatkan keterampilan aktingnya yang luar biasa. Adegan keluarganya di episode 15 juga berhasil membuat para penonton meneteskan air mata.


Dalam drama Start-up, Kim Seon-ho menunjukkan kemampuan akting yang sangat baik yang berbeda dari aktor utama lainnya. Jadi, aku berpikir bahwa Kim Seon-ho akan menjadi aktor populer jika dia memilih proyek berikutnya dengan baik. Untungnya, ditengah ketidakjelasannya saat itu akan mengambil proyek mana, karena terlalu banyak tawaran, ia memilih Hometown ChaChaCha dan ini adalah pilihan yang tepat. Selain itu, Kim Seon-ho tampaknya telah benar-benar membuktikan dirinya sebagai aktor terkemuka dengan visual yang baik dan keterampilan akting yang baik di Hometown ChaChaCha.

Ending Drama Hometown Cha Cha Cha

Hometown ChaChaCha was a life drama, lovely and heartwarming for me. Thanks to Dooshik, Hyejin, and Gongjin this summer, I was so happy to cry and laugh. It was perfect and touching until the end. I'll keep it in my memory forever. My life's healing drama, Hometown ChaChaCha.


,

Review Drama Mr. Queen Episode 18

Pada episode 17 Mr. Queen, Cheoljong mencoba menyelamatkan Ratu. Dia akhirnya memutuskan untuk keluar istana bersama tentara perang untuk melawan pasukan pemberontak Donghak. Namun, ternyata hal itu hanyalah jebakan dari Kim Byeong-in. Di telah jalan, Cheoljong dihentikan paksa oleh pasukan Kim Byeong-in. Ia terpaksa memakai energinya untuk bertarung dengan Kim Byeon-in. Lengan mereka berdua terluka, namun Cheoljong lebih tersudutkan. Cheoljong memutuskan untuk terjun ke jurang menuju sungai beraliran deras.


Pada episode 18, Kim Byeong-in memberi perintah pasukannya untuk mencari tubuh Cheoljong. Namun, yang mereka temukan hanya potongan jubah Cheoljong. Kim Byeong-in melaporkan kepada Ibu Suri Agung Sunwon, Ibu Suri Agung marah dan membuat keputusan gegabah. Ibu Suri Agung memutuskan untuk mengumumkan bahwa Raja Cheoljong telah wafat. Pada hari yang sama, sebelum pengumuman wafat Raja. Ratu Soyoung sedang bermain dengan para selir di gazebo, ia merasa hatinya kosong dan sakit. Tanpa sadar, ia sangat merindukan Cheljong.


Review Drama Mr. Queen Episode 18


“Bagaimana jika aku tidak tertidur malam itu? Bagaimana jika aku memintamu untuk tetap di sini? Bagaimana jika aku tidak pernah datang ke Joseon dan kami tidak pernah bertemu? Kamu pasti masih hidup sekarang.” 

– Kim So-young


Kerajaan akhirnya melakukan Sangwibok (Pengumuman kerajaan melalui teriakan kasim di atas atap paviliun utama sambil mengibarkan jubah Raja. Menandakan wafatnya sang Raja). Ratu mendapati sesuatu yang aneh ketika ia bersiap melakukan upacara kematian. Pangeran Yangpyeong tiba-tiba datang dan menyergap Ratu. Kim Byeong-in pun ikut hadir setelahnya, ia bertujuan menangkap Pangeran Yangpyeong. Sebelumnya, Pangeran Yangpyeong berkata bahwa pasukan Kim Byeong-in lah yang membunuh Raja. Ratu juga melihat lengan Kim Byeong-in yang berdarah, ia semakin curiga dengan situasi ini.


Ratu merencanakan sesuatu dengan menyamar sebagai asisten kasim agar bisa memeriksa mayat Raja. Ia menemukan fakta bahwa mayat itu bukanlah Raja. Fakta ini membuatnya lega sekaligus penasaran dengan apa yang terjadi pada Raja pada hari itu.


Di lain sisi, Ibu Suri Agung Sunwon sudah menyiapkan Raja baru. Sedangkan Kim Byeong-in mengumpulkan Andong Kim dan Fraksi Jo untuk mengancam mereka menandatangani kesepakatan kudeta. Berita ini langsung terdengar oleh ayahnya. Kemudian, ayahnya mendiskusikan berita itu kepada kakaknya. Ibu Suri Agung merasa tak pernah mendengar rencana itu dari mulut Kim Byeong-in. Situasi yang memanas di dalam kerajaan, membuat Kim Jwa-geun merencanakan hal lain tanpa harus mendapat jabatan.


Setelah Ratu tahu bahwa Raja masih hidup. Ia mengabari satu per satu orang terdekat Raja secara diam-diam. Ia juga merencanakan untuk keluar dari istana dan mencari keberadaan Cheoljong. Di perjalanan kaburnya, ia bertemu dengan Kim Byeong-in. Mereka berdebat sengit.


Review Drama Mr. Queen Episode 18

“Kamu bertanya kenapa aku memilih Raja, bukan? Akan kuberikan jawabanku sekarang. Jika seseorang harus menjadi Raja, kurasa Baginda adalah orang terbaik untuk posisi ini. Dia orang yang paling cocok untuk menjadi raja. Jadi, jangan mengentikanku untuk terus memihaknya. “

“Orang yang kamu sayangi adalah cangkang. Kim Soyoung asli yang kamu cintai sudah tidak ada di sini”


Ratu berhasil kabur setelah menembakan panah pada paha Kim Byeong-in. Setelah melewati pagar istana, ia mendapati para pelayannya yang siap menemaninya dalam perjalanan mencari raja. Setelah beberapa hari di dalam hutan, bukan Raja yang ia temukan, namun pasukan Kim Byeong-in yang menemukan mereka. Hongyeon & Dayang Choi mengorbankan diri mereka untuk Ratu. Namun, naasnya Ratu ditemukan oleh Kim Byeong-in dan lagi-lagi adegan tersudutkan di tebing jurang kembali diperlihatkan. Kim Byeong-in mencekik leher Ratu sambil mendorongnya keujung jurang.


“Kamu siapa?! Apa yang kamu lakukan terhadap Kim Soyoung!?” 

– Kim Byeong-in


Diary Pranatal Raja yang Mengandung Bawang

Review Drama Mr. Queen Episode 18

“Anakku, jangan terlalu sensitif terhadap aroma makanan. Jangan membuat ibumu kesulitan. Kamu bisa berlarian sesukamu di siang hari. Tapi, saat ibumu ingi tidur, beristirahatlah. Saat kamu keluar ke dunia ini, tolong segera keluar, agar ibumu tidak terlalu kesakitan. Yang lebih penting, datanglah ke dunia ini sebagai bayi sehat dan selamat. Aku sangat menantikan hari di saat kita bertemu. Aku berjanji akan berada di sisimu saat kamu bernapas untuk pertama kali di dunia ini. Meski dunia ini tampak aneh bagimu, jangan takut.” 

– Raja Cheoljong


Hwaa, aku penasaran dengan endingnya seperti apa. Jika mengacu ke hal yang realistis, Kim Soyoung asli akan kembali dan Bonghwan menghadapi realita di dunianya. Namun, Ratu yang kocak bakal hilang. Aku juga siap-siap sad ending kalau misal memang harus begini. Drama februari terlalu banyak yang bertemakan dark, setelah Mr. Queen selesai, aku masih bingung harus mengikuti drama apa. Pada episode 18, Mr. Queen mendapat rating sebesar 15,8% dengan rating tertinggi 16,x%, sejauh ini rekor tertingginya berada di episode 16, yaitu 15,9%.


Diary Pranatal Raja yang Mengandung Bawang


Di episode 17-18 karakter Kim Byeong-in dibuat mirip dengan penggambaran sesuai sejarahnya (Kim Byun-ki). Dingin dan penuh taktik. Ia menjadi orang penting dibalik runtuhnya kekuasaan Cheoljong dan naik tahtanya Raja Gojong, yang nantikan Joseon akan runtuh. Sepertinya di episode mendatang, karakter Kim Byeong-in akan kembali seperti awal dramanya, karena ia memilih untuk tetap melindungi Soyoung. Ah, aku penasaran banget sama episode selanjutnya!

,

 

Kairos (카이로스) adalah drama Korea yang diproduksi oleh stasiun TV MBC disutradari oleh Park Seung Woo dan naskahnya ditulis oleh Lee Soo Hyun. Dibintangi oleh Shin Sung Rok, Lee Se Young, Nam Gyu Ri, Ahn BoHyun, Kang Seung Yoon, dan lainnya. Drama yang bergenre time travel dan fantasi ini tayang pada hari Senin-Selasa tanggal sejak 26 Oktober – 22 Desember 2020.

Kairos menceritakan tentang penculikan anak dari Kim Seo Jin (Shin Sung Rok), seorang direktur muda di perusahaan konstruksi Yujung dengan Kang Hyun Chae (Nam Gyu Ri), seorang pemain biola. Saat berjuang untuk menemukan anaknya, tak sengaja Kim Seo Jin berkenalan lewat telepon dengan Han Ae Ri, seorang gadis biasa dari lini masa sebulan yang lalu. Sama –sama memiliki kejadian yang buruk terkait anggota keluarga, karena ibu Han Ae Ri yang juga menghilang, mereka bekerjasama untuk menemukan keduanya hingga berujung pada masalah baru yang tidak terduga.

REVIEW DRAMA KAIROS (2020)


Drama ini mungkin mirip dengan drama Signal (2016) dari segi genre fantasi dan para tokoh utama yang terhubung dari lini waktu yang berbeda. Namun, karena aku belum menonton Signal dan poin utama kasus yang disajikan berbeda, jadi aku tidak dapat melakukan perbandingan antar kedua drama tersebut. Sebenarnya drama ini sudah cukup bagus, namun harus kalah rating dengan Penthouse serta kalah tenar dibandingkan dengan berita Han Ji Pyeong-nya Start Up dikalangan fans drama internasional. Padahal premis yang ditawarkan cukup menarik bagi aku. Tapi memang penonton Korea lebih tertarik pada tema perselingkuhan yang memang sedang naik daun akhir-akhir ini.

.Sebenarnya, aku jarang sekali menonton drama dari channel MBC.  Namun, alasan aku menonton drama ini yaitu adanya Lee Se Young yang beberapa dramanya aku tonton seperti Puberty Medley, The Best Hit dan The Crowned Clown. Akting Shin Sung Rok sudah tidak perlu diragukan lagi, serta adanya si scene-stealer Kang Seung Yoon yang terkadang membuat lupa sejenak kalau ia adalah idol karena aktingnya yang apik. Mungkin drama ini mengandung beberapa hal yang sama dengan drama-drama Korea sebelumnya, terkait kekuasaan, perselingkuhan, serta strata sosial. Namun, yang membuat seru untuk terus menonton adalah alurnya yang susah ditebak dan adanya plot twist di setiap episodenya, sehingga penonton akan penasaran apa yan terjadi selanjutnya.

Karakter yang paling aku sukai disini adalah Im Geun Wook (Kang Seung Yoon) yang cukup berpengaruh dalam pemecahan kasus serta sanggat setia kawan untuk membantu Ae Ri mengatasi masalah yang dihadapi. Menurut aku karakter yang diperankan Nam Gyu Ri dan Ahn Bo Hyun kurang kuat eksistensinya namun cukup untuk membumbui cerita dalam drama ini. Dan seperti drama bertema kekuasaan lain, macam The Lies Within dan Remember, peran antagonis jatuh pada pimpinan suatu perusahaan yang merambisi memperluas usahanya tanpa memperhatikan masyarakat biasa serta terbantu dengan adanya koneksi dengan tokoh berkuasa lainnya. Bedanya, tokoh polisi disini dangat berpengaruh dan dapat diandalkan untuk setiap permasalahan yang muncul.

Kairos memang menyajikan alur yang agak membingungkan, saat aku nonton episode terakhir drama ini, sempat terbesit, “bagaimana bisa awal dari episode yang menceritakan tentang penculikan anak berujung menjadi kasus penyelewengan kekuasaan seorang pimpinan perusahaan?”. Namun, karena dikemas dengan bagus setiap episodenya, sehingga adanya keterkaitan antar cerita satu sama lain dan penonton bisa menyingkirkan kebingungan sejenak.

Overall, drama ini layak dan seru ditonton in spite of ratingnya yang hanya 2 – 3%, namun kualitas yang disajikan tidak sebanding dengan angka yang tertera. Harapan aku, semoga Kairos masuk nominasi drama terbaik Baeksang Arts Award 2021, hehe.

Baca juga: Apakah Seo Hyun-jin Membintangi Drama Baru SBS?

,

 

Credit : JTBC

Drama Hush tayang untuk pertama kalinya dengan respon yang baik.

Drama Jumat-Sabtu baru JTBC Hush menayangkan episode pertamanya kemarin dan menerima sambutan hangat. Dengan latar belakang sebuah perusahaan surat kabar, drama ini secara realistis dan menyenangkan menggambarkan reporter surat kabar dan perjuangan sehari-hari, masalah, dan dilema etika mereka.

Penampilan apik Hwang Jung Min dan YoonA menambah kedalaman cerita. Penggambaran cekatan Hwang Jung Min sebagai reporter manusiawi nan mempesona Han Joon Hyun dan transformasi baru YoonA juga menarik perhatian. Kerja keras mereka pun diikuti respon antusias netizen. Episode pertama mencatat peringkat 3,4% secara nasional dan 4,1% di wilayah metropolitan Seoul (berdasarkan Nielsen Korea), menandakan awal yang menjanjikan.

Baca juga: Seo Hyun Jin Akan Bintangi Drama SBS Terbaru “Why Oh Soo Jae?”

Hush diharapkan untuk menceritakan sebuah cerita yang bisa dipahami oleh siapa saja. Pemandangan para pekerja magang yang gugup dan ingin menjadi karyawan penuh waktu suatu hari dan reporter bergaji yang berkompromi dengan kenyataan sulit menarik simpati.

 

Source : News1


,

 


Review True Beauty, Yeay or Nay?

True Beauty kayaknya jadi comebackku nonton drama selama 1 bulan hiatus total karena sibuk kerja kantoran. Rencananya aku mau nonton Awaken, tapi keduluan True Beauty karena udah penasaran banget kok ratingnya ngga turun. Jujur banget, True Beauty ini ngga masuk wishlistku bulan Desember, karena beberapa hal. Salah satunya, storyline Webtoonnya yang lama-kelamaan biasa aja.

Baca juga : Review Korean Movie Pawn

True Beauty berkisah tentang seorang siswi menengah keatas bernama Lim Ju-kyung (diperankan Moon Ga-young), yang minder dengan penampilannya dan mengalami pembullyan sejak kecil karena wajahnya yang buruk rupa (yang sebenernya kurang skincare routin aja wkwk). Karena keluarganya baru mengalami kejadian buruk, terpaksa ia pindah ke lingkungan masa kecilnya. Kejadian ini otomatis membuatnya harus pindah sekolah bertepatan dengan kejadian pembullyan oleh teman sekolahnya terhadapnya. Ju-kyung pernah hampir bunuh diri, namun beruntungnya ia masih sempat berubah pikiran. Bersamaan dengan itu, ada seorang laki-laki bernama Lee Soo-ho (diperankan Cha Eun-woo) menyelamatkan Ju-kyung yang dikiranya akan melompat dari atap gedung. Kacamata Ju-kyung yang hilang membuatnya tak mengenali wajah Soo-ho.


Ju-kyung ingin memulai hidup baru di kehidupan SMAnya dengan merubah penampilannya tanpa melakukan operasi plastik. Ia mati-matian belajar make-up. Setelah ia berhasil, ia pun memiliki identitas baru di SMA barunya. Ia mendapat julukan bidadari karena kecantikannya. Ia bertemu dengan cowok tampan namun jutek, judes, kaku dan jarang tersenyum  bernama Lee Soo-ho, Ju-kyung tidak menyadari bahwa cowok itu yang menolongnya di atap. Soo-ho juga tidak mengenali Ju-kyung karena wajah Ju-kyung yang dipoles make-up.

Ngga afdol kalo cowoknya cuman satu kan? Hahaha. Kemunculan Han Seo-jun (diperankan Hwang In-yeop) yang sempat trending di Naver baru terjadi di episode 2. Sejauh ini, belum membuatku merasa jadi team second lead syndrom wkw. Entah, siapa sebenernya second lead dan first leadnya, pokonya Cha Eun-woo ganteng banget Hahaha.

Baca juga : Review Korean Movie Call (2020)


First Impression

True Beauty ini ngasih kejutan bagi aku. Karena aku bisa dikatakan betah nontonnya tanpa diskip. Meskipun masih ada kelemahan, misal teknik penyutradaraan si sutradara (Kim Sang-hyub) masih belum luwes untuk adegan komedi dan gajenya. Setting tempat yang terlalu MV Kpop banget. Dan, ada beberapa adegan yg seharusnya bisa lebih hasilnya, contoh ketika si Ju-kyung tour belanja make-up.

Untuk akting, Moon Ga-young paling menjanjikan. Aku sebenarnya ngga nyangka sama perkembangan kemampuan aktig Cha Eun-woo da Hwang In-yeop, terlebih Cha Eun-woo sih, terlepas gaya  rambutnya di sini yang kaku abis. Aku juga dibuat kagum sama fashion stylistnya yang simpel dan bagus-bagus. Sedangkan karakter Kang Soo-jin (diperankan Park Yoo-na) belum kelihatan jahatnya. Overall semoga ngga kemunduran kualitas, aku nunggu banget gimana pengembangan ceritanya karena you knowlah versi webtoon agak gimana.

Doa aku sekarang cuman satu, semoga aku ngga kemakan spoiler di instagram, karena banyak banget drama yg aku drop di tengah jalan gara-gara terlalu banyak spoiler.

Bonus Quote True Beauty


,

 


Seo Hyun Jin Akan Bintangi Drama SBS Terbaru “Why Oh Soo Jae?”

Seo Hyun Jin akan kembali ke layar kaca dengan drama baru SBS Why Oh Soo Jae? (judul literal).

SBS mengadakan "2021 SBS Showcase" yang memperkenalkan daftar baru jaringan untuk tahun mendatang dan mengumumkan bahwa Seo Hyun Jin telah dicasting untuk membintangi Why Oh Soo Jae?

Why Oh Soo Jae? ditulis oleh Cheongdamdong Scandal and Lie After Lie penulis Kim Ji Eun dan disutradarai oleh Park Soo Jin, yang menyutradarai Doctor, Dr. Romantic, While You Were Sleeping dan membuat debut sutradaranya dengan The Hymn of Death.

Drama mendatang ini menggambarkan romansa guru-siswa di sekolah hukum. Oh Soo Jae yang diperankan oleh Seo Hyun Jin merupakan seorang profesor fakultas hukum dan memiliki karakter yang sangat eksentrik. Aktor yang akan memerankan siswa itu dirahasiakan.

Han Jung Hwan, CEO Studio S, berkata, “Saya bertanya kepada Seo Hyun Jin mengapa dia ingin memulai dalam drama ini, dan dia berkata, 'Karena dia seperti ab ****.' Dia akan menunjukkan sisi yang sama sekali baru tentang dia. "

Why Oh Soo Jae? akan tayang perdana sekitar tahun 2021.

 

Source : Sportvnews


,

 


Drama ini udah lama masuk ke wishlist aku kalo misa udah tayang, niatnya bakal on-going, tapi raga ngga kuat, akhirnya telat seminggu wkw. Alasan yang membuat aku tertarik sama drama ini sebenernya cuman karena aku percaya sama kualitas drama singkat tvN. Aku bilang singkat karena biasanya hanya 4-8 episode aja.


“Tidak ada persalinan yang mudah”

Kisah drama ini bermula dari seorang wanita karir sukses yang bernama Oh Hyun-jin yang yang dikasih rezeki anak di usia rawan yaitu 42 tahun. Dia ngga pernah melakukan persiapan prenatal, justru suaminya yang lebih semangat untuk persiapan kelahiran anak pertamanya. H-2 lahiran si Oh Hyun-jin masih sempat rapat hingga larut malam, bahkan air ketubannya pecah ketika sedang akan meneken kontrak kerja dengan perusahaan asing. Nah, konflik pertama di drama ini adalah awamnya Oh Hyun-jin dalam masa hamil, melahirkan hingga merawat anak. Ketika sedang proses melahirkan, ia hampir meninggal karena tak kuat melakukan prosesnya. Ketika sudah bayinya sudah lahir, ia terkejut karena bayinya tak sesuai banyangannya, bayinya masih merah dan ngga lucu. Ketika bayinya sudah bersih dan tidur satu ruangan dengannya, ia takut dan ngga tahu harus ngapain ketika bayinya menangis. Akhirnya, ia mendaftarkan diri ke Birthday Center, tempat berisi buibu yang baru saja melahirnya.

Di Birthday Center, Ibu baru tak serta merta rebahan lalu anaknya dititipkan, tapi mereka dilatih mental dan raganya agar tetap kuat dan sehat. Jika ada ibu yang kesulitan menyusui, maka akan dicari jalan keluarnya. Tiap malam mereka juga dibangunkan untuk menyusui anaknya. Apakah mereka bahagia? No! karena di sini aka nada strata ibu. Bagi ibu yang bisa lahir normal, menyusui lancar, tanpa pompa selama 2 tahun penuh, mereka akan dipuja-puja. Sedangkan, mereka yang mengalami kesusahan dalam hal menyusui dan wanita karir, akan mendapat strata terendah dalam kehidupan social di Birthday Center.

Drama ini memiliki banyak banget ilmu khusus Buibu baru dan juga yang sudah berpengalaman. Banyak juga ditemukan macam-macam Buibu. Ada yang menolak dengan keras memberi ASI dengan alasan dia tak mendapatkan keuntungan dari memberi anaknya ASI. Ada juga Buibu yang langsung langsing, ada juga yang wajahnya jadi membengkak parah pasca melahirkan. Yang pasti, Buibu jadi sangat sensitif setelah melahirkan. Di drama ini juga diperlihatkan bagaimana si suami deal with that condition. Dia harus gimana ketika kondisi ini, itu. Ketika si istri sibuk belajar menjadi ibu, dia harus ngapain. Semuanya ada. Tapi, semuanya dikemas dengan kocak banget, jelas banget karena bergenre dark comedy. Sampe aku kadang gagal paham, kok bisa si writernimnya mikir scene ini itu.



Aku salut sih sama acting kedua pemeran utama. Uhm Ji-wong bisa jadi wanita mandiri dan juga ibu yang sempet hopeless banget. Sedangkan, Park Ha-sun juga bisa bikin agak kesel sama kesombongannya, tapi aslinya dia baik. Nam Yoon-su belum muncul di episode 2, mungkin di episode 3 bakal nongol. Lanjut, Yoon Park! Asli ya, gara-gara drama ini aku jadi halu punya suami brondong wkwk.

 

,

 


Misaeng is one of the dramas on my favorite list. This 2014 drama is an adaptation of the Webtoon of the same name. I want to talk about the baduk philosophy that is embedded in Jang Ge-reu who is the main character of this drama. If you still remember, there was one dialogue that was more or less like this.

"If there's anything you want to achieve, build up your stamina first. The reason why you often collapse in the second half, the reason why recovery is slow after damage, the reason why recovery is slow after mistakes, and the limit of your physical strength. If you're weak, you'll find comfort quickly, and if you can't endure the fatigue, you'll end up at a point where it doesn't matter. If you want to win, build a body that will endure your troubles first. Mental strength can only be a slogan without physical protection."

Ironically, Baduk is one of the least physical sports among sports. Nevertheless, the teacher who teaches Baduk emphasizes the importance of physical strength, which means that physical strength is important for exercising mental strength regardless of physical activity.

One number of mistakes in baduk lead to the loss of the whole. The reason why artificial intelligence AlphaGo, which seemed unlikely to win anyone, lost top Go player Lee Se-dol was that there was a "78th number" called "Hansu of God." Likewise, momentary concentration is important in our lives. A moment sincere best makes victory possible. If you don't want to lose a moment, you have to build up your stamina first.

The body is an outward mind. The mind is invisible. I'm determined to go, I'm ready to go. You can tell a person's state of mind by looking at his or her condition of mind, and you can tell a person's condition by looking at his or her condition of mind.

The body was also the first thing that was suggested in the new edition, which was used as a condition for a leader in the past. No matter how good your knowledge and personality are, the first thing you see is your body. The body determines your first impression.

I need to take care of my body for my health and mental strength to achieve what I want. Let's check your current physical condition.

When I was discharged from the army and started studying, I couldn't afford to exercise. This is because I absolutely didn't have enough time to study while forgetting everything I had studied before. I only studied except for sleeping time. However, when he failed the interview, his belief that he could do it was shaken. After being discharged from the military, the firm mind was also weakening. I instinctively recalled past failure experiences. It was awful.

It needed something to rekindle its commitment to the goal. And came up with the most appropriate method. It was "exercise." Since then I've been desperately clinging to exercise. Whether it rains or snows, I spent an hour a day exercising. The good thing about exercise is that it makes me feel pain by sweating. The pain you feel while exercising becomes the object of overcoming. Whenever I ran out of breath and ran, I vowed to "get through this moment." When he wanted to quit with a heavy dumbbell, he raised it again and shouted, 'I can do it.'

The body is honest. If you skip exercising even for a day, you will feel heavier and your mind will be blurred the next day. On the other hand, steady physical training strengthens physical strength and boosts confidence, which is a vital part of life. Even exercise helps the brain.

I can confidently say what I have experienced. Exercise is the best way to train your will. I worked out for an hour every day, so I didn't have a long slump that many people experienced after failing the interview. Rather, it was filled with faith and confidence in me.

The success or failure of a job is not determined at the end, but it is already decided in the preparation process. The results of the test are not determined after the test. In the course of study, the successful candidates and those who fail are already determined. The test is just a process of verifying the results.

Even during the week-long exam, I ran at the gym early every morning as a routine before going to the test. To be exact, I went to check my pass rather than take a test. When I asked my friend how the exam was right after the legislative exam, he said, "This is what I said.

"I passed. If I fail, there is no one to pass this exam. However, I can't guarantee a senior pass."

The result was an average 0.02 point difference from the top successful candidates. Of course, he passed the administrative exam that followed.

The tenacity that determines victory depends on the will. And the best way to train your will is to exercise. In the proverb "a healthy mind resides in a healthy body," it has its own reason to put "body" before "spirit." This is because the body is easy to train in the body and mind.

Keep your body in shape. Your mind will be trained. Soccer player Lee Young-pyo said, "Health is a skill and mental strength." Having no time for extra physical training due to his schedule when he was a sophomore in high school, he woke up at 4:50 a.m. and ran up the mountain. He who has experienced people know. Physical strength is mental strength.

,

 

“If you become successful, don’t call me. Don’t call me if you become rich and get married. Don’t call me if you’re happy. I don’t want to feel jealous. But call me…if you’re going through a rough patch. Come to me if it’s raining and you have nowhere to go like you once did. Don’t just stand in the rain. You know where to find the keys.”

-      Halmeoni to Ji-pyeong

“The only thing I remember from that spring would have been losing the person I love more than anyone without even getting to say goodbye”

-       Da-lmi


“You don’t regret your choice the moment you make it. It happens after”

-       Dal-mi


“So, instead of looking for answers, make choices. Whatever you choose, you’ll be criticized. You can’t make any decisions if you’re afraid of criticism. And if you can’t make decisions, you can’t be a CEO. What do you want to be? A good person or a CEO? Don’t be greedy. You can’t be both. Choose one, just one”

-       Ji-pyeong



“Opinion of others should never become your reality.”

-       Nam Do-san’s Company


“If you know why, you will overcome any how.”

-       Yoon Sun-hak


” To create fateful destiny you need to borrow 1 million won; to create life you need to make 1 million. So I hold back and try to create life.”

-       Dalmi

,

 


Aktor Song Seung-heon menarik perhatian karena diberitakan akan muncul dalam drama OCN 'Voice 4.'

"Benar bahwa aktor Song Seung-heon telah ditawari peran dalam 'Voice 4' dan saat ini sedang meninjaunya," agensinya King Kong oleh Starship Entertainment mengatakan kepada Star News, Rabu (11/11).

'Voice', yang mulai ditayangkan pada tahun 2017, adalah sebuah drama yang berisi rekaman intens 112 anggota pusat pelaporan yang mempertahankan waktu emas di TKP. Voice melanjutkan series selanjutnya pada tahun 2018 untuk musim kedua dan 2019 untuk musim ketiga.

Aktris Lee Ha-na berperan sebagai pemeran utama wanita Kang Kwon-joo dari season 1 hingga season 3, sementara Jang Hyuk muncul sebagai pemeran utama pria di season 1 dan Lee Jin-wook sebagai pemeran utama pria di season 2 hingga 3.

Sementara itu, Song Seung-heon baru selesai tampil di drama MBC 'Dinner Mate' yang berakhir pada Juli lalu.

 

Source: Starnews

,

 


Song Hye Kyo mungkin akan segera kembali ke layar kaca setelah dua tahun.

Kemarin, sebuah outlet media melaporkan bahwa Song Hye Kyo telah dikasting untuk memerankan karakter utama dalam drama mendatang Now, We Are Breaking Up (judul literal). Sebagai tanggapan, agensinya UAA mengatakan, “Now, We Are Breaking Up adalah salah satu dari banyak tawaran yang dia terima. Kami sedang memeriksanya, tetapi belum ada yang dikonfirmasi. "

Seputar dunia mode, Now, We Are Breaking Up adalah sebuah kisah tentang putus cinta antara seorang pria dan seorang wanita. Penulis Misty, Je-in yang menulis naskahnya, dan cinematographer My Love from the Star dan Vagabond, Lee Gil Bok akan mengarahkan dramanya. Sebelumnya, Yoo Teo dan Soo Ae sedang dalam pembicaraan untuk bergabung dengan proyek tersebut tetapi keluar karena berbagai masalah, termasuk masalah penjadwalan.

Jika Song Hye Kyo dipastikan membintangi drama tersebut, itu akan menjadi comeback pertamanya dalam dua tahun sejak Encounter, yang berakhir pada Januari tahun lalu.

,

 


Nyawa Han Ae-ri (Lee Se-young) kembali terancam, setelah ia lolos dari kematian pertama, dimana harusnya ia mati dibunuh oleh sahabatnya sendiri, Im Gun-wook (Kang Seung-yoon), ia harus dihadapkan kejadian pembunuhan nantinya. Perjalanannya mencari ibu dan teka-teki permasalahan Kim Seo-jin (Shin Sung-rok) di masa lalu ternyata tidak bisa dibilang mulus. Banyak hal misterius yang ia temukan. Kim Jin-ho yang menjadi tersangka penculikan Kim Da-bin ternyata berhubungan dengan ibunya. Dan juga, ia harusnya mati di tangan Kim Jun-ho. Untungnya, ia diselamatkan oleh Gun-wook. Namun, anehnya ia dikejar habis-habisan oleh pria yang berada di rumah Kim Jun-ho, yang tidak lain ternyata adalah sopir pribadi Kim Seo-jin. Apakah Han Ae-ri aman? Ngga. Takdir kematian selalu mengejarnya. Kim Seo-jin di masa depan mengetahui bahwa Han Ae-ri akan terbunuh lagi. Tapi, belum diketahui siapa pelakunya.

Kim Seo-jin sendiri dihadapkan dengan penghianatan oleh atasan dan asistennya, Seo Do-kyun (Ahn Bo-hyun). Belum lagi putrinya belum juga ditemukan, baru sebatas baju dan bonekanya. Kim Jun-ho yang dendam dengannya membuka jalan bagi reporter untuk memberitakan kasus pambangunan dengan bahan minim oleh Yujung Contruction, tempat Kim Seo-jin bekerja. Kim Seo-jin dipanggil jaksa untuk penyelidikan lebih dalam.

Dalam percakapan telepon, Kim Seo-jin memaksa Han Ae-ri untuk menemuinya di masa lalu. Bagaimana pun caranya. Hal ini berakibat pada perubahan ingatan pada Kim Seo-jin dan ada beberapa aktivitas Kim Seo-jin yang berubah. Pada suatu ketika, Han Ae-ri menemuinya di depan rumahnya. Secara tak sengaja ia bertemu dengan istrinya, yang akhirnya membuatnya penasaran dan berusaha mengikuti istri Kim Seo-jin dari belakang. Di sisi lain, Han Ae-ri tak sadar jika ia dipantau oleh oleh sopir Kim Seo-jin yang menaruh dendam padanya.

Well, karena Han Ae-ri mengikuti Kang Hyun-chae (istri Kim Seo-jin), rasa penasaranku terhadap karakter Seo Do-kyun (Ahn Bo-hyun) terjawab sudah. Sejak awal, aku punya firasat kalau Seo Do-kyun ini jahat. Yup, ia selinguh dengan istri atasannya. Dan, ada kemungkinan Han Ae-ri dibunuh olehnya juga. Hal yang menarik juga, Han Ae-ri juga akhirnya tahu bahwa ada benang merah antara ibunya, Kim Jin-ho dan Yujung Contruction.

Menurutku episode 4 lebih bagus dibanding episode sebelumnya, lebih padet dan cepet. Banyak fakta baru yang bikin penasaran dan aku masih yakin kalau karakter Gun-wook bakal punya peran yang lebih besar. Can’t wait buat episode minggu depan!


,

 


Kairos merupakan drama senin-selasa yang tayang di MBC. Dibintangi oleh Shin Sung-rok sebagai Kim Seo-jin, Lee Se-young sebagai Han Ae-ri, Ahn Bo-hyun sebagai Seo Do-kyun, Nam Gyu-ri sebagai Kang Hyun-chae. Tokoh utamanya adalah Kim Seo-jin dan Han Ae-ri.

Kim Seo-jin merupakan eksekutif muda yang telah memiliki istri violist cantik bernama Kang Hyun-chae dan telah dianugerahi seorang putri, Kim Da-bin. Ia memiliki karakter yang workaholic, saying keluarga namun tidak mudah menyampaikan rasa sayang pada keluarganya

Han Ae-ri merupakah anak tunggal dari ibu tunggal. Ia seorang mahasiswa yang nyambi kerja part time demi membiayai operasi ibunya.

Konflik dimulai ketika ada jamuan makan malam untuk kegiatan amal perusahaan. Putri Kim Da-bin hilang dan kemungkinan diculik oleh seseorang yang Kim Seo-jin kenal. Sedangkan Han Ae-ri kehilangan smartphonenya. Han Ae-ri mencoba menghubungi smartphonenya melalui smartphone ibunya, tapi tersambung dengan Kim Seo-jin. Kim Seo-jin mengira Han Ae-ri adalah penculik anaknya, sedangkan Han Ae-ri menganggap Kim Seo-jin sebagai pencuri tak tahu diri.

Suatu ketika ibu Han Ae-ri menghilang bersamaan dengan uang pengobatan ibunya sebesar 30 juta won. Pada masa Han Ae-ri ia tak sengaja bertemu dengan anak Kim Seo-jin dan mengabari Kim Seo-jin lewat SMS. Mereka berjanjian untuk bertemu di café, tapi tidak saling menemukan. Kim Seo-jin sadar bahwa mereka berada di waktu yang berbeda. Waktu Han Ae-ri merupakan 1 bulan yang lalunya Kim Seo-jin.

Han Ae-ri awalnya tidak percaya, terlebih Han Ae-ri diberitahu bahwa Han Ae-ri versi waktu Kim Seo-jin masuk penjara karena kasus pembunuhan. Tapi Kim Seo-jin memberi bukti dengan cara membantu Han Ae-ri menemukan temannya yang mengambil uang ibunya serta mencegah Han Ae-ri untuk tidak membunuh temannya dan juga memberikan bocoran pemenang lotre. Akhirnya, Han Ae-ri bersedia membantu Kim Seo-jin membantu menemukan anak dan istrinya, may kalau bisa mencegah kejadian itu.

My Impression

Well, aku beneran ngga nyangka bakal nonton drama ini. Karena emang ngga masuk list dramaku. List drama senin-selasaku biasanya cuman dari tvN atau SBS aja. Aku nyoba nonton 18 Again, tapi aku drop karena aku cuman suka scene kehidupan SMAnya doang. Ketika Record of Youth tamat, aku nunggu Birthday Center dan dramanya NamGoong Min. Rating Kairos harusnya bisa lebih ini. Mungkin masyarakat di sana udah judge dulu sama dramanya MBC yang selama ini mereka anggap kurang menarik. Padahal, ada beberapa drama MBC yang bagus.

Drama ini ngasih vibes ala Signal, kalo di sini alat komunikasinya via smartphone dan beda waktunya hanya 1 bulan. Akting aktornya ngga usah diragukan lagi. Shin Sung-rok juga lebih memilih drama ini daripada SBS Penthouse, maybe dia pengen ngerasain drama dengan genre yang beda. Aku masih penasaran banget sama karakter Ahn Bo-hyun & Kang Seung-youn di sini, masih belum dieksplor banyak. Aku berharap banget ratingnya naik sih, meskipun drama senin-selasa kali ini kayak war wkw. Aku bakal review lagi kalau udah episode 8 yak.

,

 


First impression drama ini ternyata cukup bagus bagiku, aku dibuat nangis sesegukan di episode 1 dan dibuat penasaran endingnya akan seperti apa, aku pribadi sebenarnya agak skeptis dengan pemilihan cast drama ini dan agak ragu buat nonton.

Pengenalan karakter dan penokohan di episode pertama cukup baik, dan juga penggambaran bagaimana sifat orang ketika dewasa bergantung bagaimana masa lalunya.

Seo Dal-mi (Bae Suzy) digambarkan sebagai seseorang yang selalu, memiliki kepercayaan tinggi dan penuh perjuangan. Karena aku baru menonton hingga episode 2, karakter Seo Dal-mi kecil lebih membekas daripada ketika dewasa. Kakaknya, Won In-jae (Kang Ha-na) yang berubah menjadi sosok ambisius dan egois semenjak ikut ibunya dan besar di keluarga kaya raya.



Kisah cinta yang dihadirkan di drama ini bagiku agak klise, aku siap-siap sakit gara-gara second lead-male syndrom, aku suka penokohan Han Ji-pyeong (Kim Seon-ho) yang sarkas dan ambisius tapi baik. Demi menuruti permintaan nenek Dal-mi, yang sudah sangat baik hati membantunya, berkirim surat dengan Dal Mi dengan nama samaran Nam Do San untuk menghibur. Di sini, aku juga suka banget sama nenek Dal-mi, baiknya ngga ketulungan. Untuk Nam Do-san (Nam Joo-hyuk) sendiri aku belum bisa banyak berkomentar, karena aku gagal fokus sama team-matenya yang mencairkan suasana drama ini.

Menurutku drama Start-up memberi ilmu lebih bagi penonton. Banyak diksi Start-up yang dijelaskan pada drama ini. Biasanya aku menemukan hal semacam ini di drama dokter, hokum dan saeguk. Aku berharap kisah cintanya ngga ditonjolkan secara berlebihan, karena kisah slice of life dan start-up lifenya menjadi daya Tarik yang cukup kuat untuk drama ini


Ada poin menarik bagi aku pribadi. Saat ayah Dal-Mi presentasi didepan investor, ia ditanya kapan akan mengambilkan keuntungan karena situs yang ia bangun masih gratis. Karena bagaimana pun sebuah perusahaan ingin segera mendapat keuntungan, ayah Dal-mi mengibaratkan bisnis di layanan teknologi atau start-up ibarat terapung di samudera luas, saat haus kita bisa memilih meminum air laut tapi akan dehidrasi mati kehausan atau kelaparan, tetapi bisa juga memilih bertahan dan selamat hingga ke tepian pantai. Kadang para pebisnis bidang teknologi terlalu buru-buru mendapatkan revenue dan tuntutan investor namun mengorbankan kenyamanan pengguna, bukannya untung semakin hari penggunanya semakin berkurang dan pergi. Ia ingin focus dengan nilai perusahaan, sesuai teori start up saat ini.

Bisnis start up memiliki hitungan yang berbeda dengan bisnis biasal, jika dalam praktik bisnis tradisional keuntungan adalah margin atau selisih dari harga jual dikurangi harga modal suatu produk, berbeda dengan bisnis start up dimana uang dari investor akan "dibakar" untuk menaikan jumlah pengguna layanan, jangkauan layanan yang disebut cost acquisition, modal memang akan habis dan belum tentu sudah mendapatkan keuntungan, tetapi dengan bertambahnya pengguna layanan, customer dan jangkauan nilai perusahaan akan naik.

Overall, aku akan mengikuti drama ini. Semoga ngga ada kemunduran kualitas cerita, agak ngga drop di tengah jalan. Kamu bisa menonton drama ini di Netflix setiap Sabtu & Minggu.

 


,

 


Drama Jumat-Sabtu Channel A "Lies of Lies" (ditulis oleh Kim Ji-eun / disutradarai oleh Kim Jung-kwon), yang ditayangkan pada tanggal 24, berakhir dengan happy ending, memecahkan rating penonton tertinggi pernah untuk drama Channel A yang melampaui 8,6% (Nielsen Korea, berdasarkan rumah tangga di wilayah metropolitan Seoul). Secara khusus, dalam adegan di mana Kang Ji-min (diperankan oleh Yeon Jung-hoon) dan Kang Woo-joo (diperankan oleh Ko Na-hee) pergi menemui Ji Eun-soo (diperankan oleh Lee Yu-ri), rating melonjak hingga 9,7%.

Pada episode terakhir kemarin mengungkapkan bahwa Kim Woong adalah putra kandung Kim Ho-ran dan pelaku sebenarnya di balik pembunuhan Jeon Ki-bum 10 tahun yang lalu. Kim Woong mengunjungi Ji Eun-soo dan mencoba untuk menyakitinya, tetapi Kang Ji-min (Yeon Jung-hoon) muncul dan berhasil mengatasi krisis, dan semua kecurigaan dalam kasus tersebut diselesaikan.

Dengan penangkapan Kim Woong, semua teka-teki cocok, termasuk mengapa Kim Ho-ran memerintahkan orang lain untuk membunuh putranya Jeon Ki-bum, terus-menerus mengganggu Ji Eun-soo bahkan setelah dia dibebaskan dari penjara, dan mencoba untuk menyakiti cucunya Kang Woo-joo.

Di sisi lain, cinta Ji Eun-soo untuk ibunya, yang bertentangan dengan Kim Ho-ran, tergambar. Mengetahui bahwa Ji Eun-soo adalah ibu kandungnya, Kang Woo-joo dengan mengejutkannya dengan memanggilnya "Ibu" sebelum operasi dimulai. Adegan Ji Eun-soo meneteskan air mata bahagia setelah mendengar kata yang sangat ingin dia dengarkan.

Setahun kemudian, Kang Ji-min dan Kang Woo-joo pergi ke rumah pekuburan seseorang dengan membawa bunga krisan. Ji Eun-soo tiba di sana lebih dulu dan sedang menunggu. Ketiganya tersenyum di rumah pekuburan Ji Dong-ri dan Yoon Sang-kyu.

"Lies of Lies" merebut hati layar kecil dengan menggambarkan Ji Eun-soo sebagai ibu yang putus asa dan Kang Ji-min serta kejahatan yang berapi-api oleh Kim Ho-ran.

Apakah kamu sudah menonton drama makjang ini? Bagaimana menurutmu?


,

 


Menurut Nielsen Korea, pada tanggal 24, episode terakhir dari drama Jumat-Sabtu SBS "Alice" (Penulis Kim Kyu-won, Kang Chul-kyu, Kim Ga-young, Sutradara Baek Soo-chan, dan Produksi Studio S), yang tayang pada tanggal 24, menempati peringkat pertama di slot waktu yang sama dengan rating 7,3% dan 9,8% di wilayah metropolitan.

Penilaian dari 2049 pemirsa, ukuran utama pengiklan, juga mencapai 5%, menandai posisi teratas di saluran dalam slot waktu yang sama. Saat ini, rating penonton tertinggi melonjak menjadi 10,7 persen.

Di episode terakhir, Park Jin-gyeom (diperankan oleh JooWon) menutup pintu waktu sendiri untuk melindungi ibunya Park Sun-young (diperankan oleh Kim Hee-sun). Yoon Tae-yi (diperankan oleh Kim Hee-sun), yang memilih mati untuk melindungi Park Jin-gyeom, membuka matanya dan bertemu Park Jin-gyeom seperti keajaiban.

Yoon Tae-yi, yang meninggal saat pintu waktu tertutup, membuka matanya. Tapi di dunia di mana Yoon Tae-yi membuka matanya, tidak ada orang selain Yoon Tae-yi yang mengingat Park Jin-gyeom. Kemudian Yoon Tae-yi dan Park Jin-gyeom saling berhadapan. Park Jin-gyeom lewat tanpa memikirkan apapun bahkan setelah melihat Yoon Tae-yi.

Park Jin-gyeom kemudian secara ajaib mengingat Yoon Tae-yi, dan akhirnya menghadapi Yoon Tae-yi di depan rumah tempat kenangan berharga kedua orang itu berada. Dengan reuni Yoon Tae-yi dan Park Jin-gyeom, episode ke-16 "Alice" berakhir.

Sementara itu, pertemuan Alice dengan Kim Hee-sun dan Joo Won menarik perhatian bahkan sebelum pertunjukan. Kim Hee-sun memainkan dua peran, Park Sun-young, pemilik cinta ibu yang kuat, dan Yoon Tae-yi, fisikawan yang percaya diri. Untuk itu, Kim Hee-sun memimpin drama di berbagai usia, mulai dari 20-an hingga 40-an.

Penampilan penuh gairah Joo Won, yang dimulai dengan sikap apatis bawaan dan menunjukkan perubahan dramatis, yang juga mengesankan. Joo Won, yang memilih "Alice" sebagai film comeback setelah tiga tahun hiatus dan setelah dia keluar dari militer, mengungkapkan karakter spesialnya Park Jin-gyeom dengan konsentrasi dan energinya yang unik.

Selain itu, penampilan penuh semangat dari para aktor seperti Kwak Si-yang, Lee Da-in, Kim Sang-ho, dan Choi Won-young mendukung Alice.

Alice juga merupakan drama SF yang menggabungkan elemen fantasi perjalanan waktu dengan elemen manusia, yang berarti emosi manusia, dan menangkap mata dan telinga pemirsa dengan menampilkan CG dan detail berkualitas tinggi.

 

Credit : Starnews