-->
,


Review Korean Movie P1H - Film ini merupakan film debut boyband P1Harmony asahan FNC Entertainment (CN Blue, FT Island, AOA, Jung Haein, Yoo Jae-seok). Tentunya pemainnya berisi anggota P1Harmony dan artis-artis dibawah naungan FNC Entertainment. P1H sendiri diproduksi oleh Lotte Entertainment dan FNC The Story.


Di masa depan (2032), kita akan disambut dengan reruntuhan Seoul menyusul wabah yang melanda Korea. Lagit di penuhi drone yang siap menembakan jarum yang terinfeksi virus kepada manusia. Sekelompok kecil penyintas mencoba menemukan cara untuk mengembalikan kehidupan mereka ke normal, mereka harus melakukan apa pun yang mereka bisa untuk tetap hidup.

Di masa lalu (2002), dua anak laki-laki yang tidak dapat mengingat siapa mereka dan tidak tahu di mana mereka berada, atau apa pun tentang apa yang sedang terjadi, tiba-tiba terbangun lalu pria tak dikenal mengejar mereka. Mereka harus mencoba mencari tahu identitas mereka dan mengapa mereka menjadi sasaran orang-orang tak dikenal ini.

Dan saat ini (2020), seorang anak sekolah menengah atas menjalani kehidupan dengan normal. Dengan ambisi untuk mendapatkan impiannya untuk menjadi seorag dancer. Lalu, ada seorang perempuan yang masih remaja, mengalami bullying di akademinya. Tiba-tiba mereka melalui kejadian mengerikan, orang-orang dengan beringasnya membunuh setelah terkena jarum virus. Mereka tidak sadar bahwa merekalah yang akan menyelamatkan dunia dari wabah mengerikan ini.

Meskipun kisah awalnya memiliki 3 setting waktu, namun ada 1 tokoh yang menjadi jembatan di antara mereka. Endingnya, mereka disatukan di tahun 2020 untuk menyelamatkan bumi dengan menggunakan kekuatan mereka.


Review Korean Movie P1H

Aku bisa bilang ada perasaan suka dan ngga suka. Aku suka dengan storyline dan segala kemajuan kualitas visualnya, tapi aku ngga terlalu suka endingnya yang nggantung dan cenderung dipaksakan untuk memperlihatkan teaser MV mereka. Setting tempat mereka hanya memakai setting tempat MV yang sering bersliweran di MV KPOP, tapi bisa dimaksimalkan dengan baik lewat DOP, efek CG & colorist ala film.

Untuk akting, sejujurnya untuk ukuran rookie actor, aku paling suka akting pemeran di tahun 2002. Tiap adegan Yoo Jae-seok & Jung Hae-in rasanya receh banget. Di film ini, banyak banget detail dan teori yang aku pribadi bertanya-tanya. Misal, Kpop Connection Universe teh naon?, Alcornya apa kabar? dan penyelesaian wabah si virusnya gimana akhirnya? Tiba-tiba udah teaser MV aja :')

Overall, I like this movie but not so much. Visual dan scoringnya mantap!

,


Honest Candidate merupakan film produksi Next Etertainment, Honest Cadidate sendiri ternyata remake dari film Brazil, O Candidato Honesto (2014). Ditangani oleh sutradara wanita, Jang Yoo-jeong (Finding Mr. Destiny,The Bros) dangan jajaran pemain yang cukup populer di telinga para pecinta drama & film Korea Selatan.

Honest Candidate berkisah tentang anggota Majelis Nasional bernama Joo Sang-sook (Ra Mi-ran) yang sudah tiga kali terpilih sebagai, dan kini tengah berkampanye untuk pemilihan selanjutnya. Adegan Honest Candidate dibuka dengan memperlihatkan video kampanye Sang-sook, ia menjual simpati dengan kisah hidup neneknya (Na Mon-hee). Namu tak disangka bahwa nenek Sang-sook belum meninggal, ia dipaksan mengasingkan diri di pedalaman, mengubah namanya agar secara hukum tercatat sebagai nenek dari Park Hee-cheol (KimMoo-yul), asisten pribadi Sang-sook.


Sang-sook memang penuh kepalsuan. Demi citra “merakyat”, ia menginjak sepatunya agar terlihat usang, membangun kemesraan palsu bersama sang suami (Yoon Kyung-ho), bahkan pura-pura tinggal di apartemen sempit walau sebenarnya memiliki rumah mewah. Setiap malam, Sang-sook dan suami memakai penyamaran lengkap, lalu diam-diam pulang ke kediaman nyaman mereka. Absurd? Percayalah, banyak politikus bertingkah lebih gila. Apa yang Sang-sook lakukan adalah cerminan relevan.

Pada suatu hari Sang-sook mengunjungi nenekya, namun kejadian itu menjadi awal kehidupan baru Sang-sook. Ia kehilangan kemampuan "pencitraan"nya dan tanpa sadar mulutnya tak terkontrol, kejadian berujung menciptakan kekacauan ketika ia melontarkan pernyataan jujur yang “tidak seharusnya” diucapkan politikus. Sayangnya, bahan ini tidak dimaksimalkan oleh sutradara dan penulis. Eksekusi case "politikus jujur" masih kurang memuaskan.

Penulis Honest Candidate, Kim Sun dan Heo Sung-Hye (SecretZoo), berusaha mengolah begitu banyak isu, dari kebohongan politikus yang menghalalkan segala cara demi kemenangan, korupsi menjadi-jadi termasuk di ranah edukasi, peran jurnalisme, melahirkan di Amerika agar si anak terhindar wajib militer, konspirasi tingkat tinggi, sampai persoalan gender, di mana Sang-sook harus menghindari citra “terlalu maskulin”, tapi di sisi lain juga memakai rambut palsu pendek (yang menurut standar kecantikan kerap dipandang kurang feminin) agar tampak sebagai politikus wanita tangguh. Tapi semuanya serba nanggung, karena kurang fokusnya penulis terhadap suatu isu. Apalagi penyelesaian konfliknya hanya ngasih rekaman CCTV para pejabat di luar kehidupan politiknya.


Satu hal yang unggul dari film ini adalah komedinya, meskipun kurang satir, tapi cukup menghibur malamku haha. Akting Ra Mi-ran tak usah diragukan lagi. Chemistry suami-istri dengan Yoon Kyung-ho juga bagus. Karakter Ra Mi-ran di sini sempat menyindir hubungan suami-istri jika si istri politikus kakap, apakah si suami akan jadi pengangguran berdalih manager si istri? Belum lagi hubungan istri dengan mertua yang juga dibahas di film ini.

Untuk kualitas produksi, yang bikin susah film bertema pemilu adalah pewarnaan. Karena warna partai politik di Korea memang tak boleh ada yang mirip. Film ini berhasil madu-padan warna, tapi untuk DOPnya masih kurang maksimal.

Overall, film ini cukup menghibur dan ringan untuk ditonton, yang penting jangan terlalu serius. Dengan durasi hampir 2 jam kurang 15 menit, film ini masih bisa dinikmati.

Baca juga : My Best Korean Movie (Part 1)

,

Sebelumnya : 15 Film Korea Terbaik (Part 1)

Forgotten (2017)


Bagi mereka yang suka dengan thriller psikologis yang intens, Forgotten adalah tontonan wajib yang mengikuti seorang pria muda yang mencoba mengungkap kebenaran di balik kembalinya tiba-tiba saudara laki-lakinya yang diculik. Film ini menghadirkan misteri edge-of-your-seat bersama dengan momen-momen horor yang menegangkan dan plot twist yang benar-benar membingungkan yang tidak akan pernah Kamu sangka sebelumnya.

My Sassy Girl (2001)


Sinema Korea biasanya terkenal dengan film thrillernya yang mengerikan, tetapi film romance-comedy yang juga mengesankan ini adalah bukti bahwa film-film Korea juga menawarkan banyak hal dalam genre yang menyenangkan. Dengan kisah cinta yang menyenangkan tentang seorang mahasiswa yang bertemu dengan seorang gadis pembuat masalah, mudah untuk melihat mengapa permata ini menjadi sangat sukses blockbuster hit.

Poetry (2010)


Pernah menonton film ini? Untuk penggemar film melankolis dan emosional, sutradara Lee Chang-dong menyampaikan kisah pedih tentang seorang wanita tua yang mengikuti kelas puisi setelah didiagnosis menderita penyakit Alzheimer. Keluarga, ingatan, dan kematian adalah semua tema yang dieksplorasi film ini dengan indah (yang berarti Kamu harus siap-siap tisu ketika menonton film ini).

Okja (2017)


Film Netflix drama petualangan (yang menampilkan bahasa Korea dan Inggris) tentang seorang gadis muda dan babi mutan raksasanya adalah produksi lain dari Bong Joon Ho - dan bahkan memiliki pemeran bintang yang mencakup aktor Amerika seperti Tilda Swinton dan Jake Gyllenhaal. Berpusat di sekitar seorang gadis Korea yang bertekad untuk menyelamatkan hewan kesayangannya agar tidak dibawa pergi oleh perusahaan yang kuat, Okja adalah bagian yang sama dari dongeng aneh dan satir yang gelap dan menarik.

I Saw The Devil (2010)


Kamu belum bisa dibilang pecinta film Korea kalau kamu belum eksplor film horror mereka, terutama dengan film thriller horor yang sangat mendalam dan mengejutkan produksi tahun 2010, yang berkisah tentang seorang agen rahasia yang berusaha menemukan pembunuh berantai psikopat yang telah membunuh istrinya. Ia dibunuh secara brutal. Kalau kamu gampang mual melihat tubuh tercacah dan kotoran manusia, lebih baik jangan nonton ini!

Secret Sunshine (2007)


Dari sutradara yang sama yang membuat Burning and Poetry(Lee Chang-dong), Secret Sunshine menampilkan drama yang memukau dan menyayat hati tentang seorang ibu yang mengalami tragedi setelah pindah ke kota baru. Song Kang-ho juga membintangi film pembuat air mata ini, yang mengeksplorasi kesedihan, keyakinan, dan kehilangan.

Mother (2009)


Jika Kamu masih belum cukup dengan film-film Bong Joon Ho, kamu bisa menonton film ini. Film bergenre misteri thriller yang menarik dan memukau, tentang seorang ibu yang dimana putranya yang cacat intelektual dituduh melakukan pembunuhan, mencoba melacak pembunuh sesungguhnya untuk membersihkan nama putranya.

Bagaimana? Kalau film Korea terbaik versi kamu apa?

 

Baca juga : Review Film Korea Call (2020)

,

Kamu mungkin sudah menonton - atau setidaknya pernah mendengar - Parasite, film Korea yang membuat sejarah dengan memborong 4 penghargaan di Academy Awards 2020 (termasuk kemenangan untuk Film Terbaik). Tetapi, selain Parasite yang sangat terkenal ini, sinema Korea Selatan telah lama memantapkan dirinya sebagai pesaing yang fantastis dalam pembuatan film, tiap tahunnya selalu berhasil menarik penonton global yang berkembang dengan menyuguhkan kualitas terbaik.

Film-film luar biasa ini mencakup berbagai genre yang berbeda, aku coba rangkum beberapa. Tiap tahunnya sebenarnya selalu ada film bagus banget, nanti aku juga coba bikin listnya khusus 2020.

Parasite (2019)


Ada alasan mengapa film thriller black comedy ini mendapatkan begitu banyak pengakuan internasional dan bahkan menjadi film berbahasa asing pertama yang memenangkan Oscar. Dengan plot yang mengasyikkan dan genre-bending, Parasite memikat dengan storyline yang menegangkan di sepanjang film dan memberikan pkamungan yang benar-benar menarik tentang kehidupan kelas-kelasan pada society kita, kekerasan, dan ketidaksetaraan sosial.

Train to Busan (2016)


Film thriller zombie Korea yang wajib ditonton lainnya, Train to Busan menyajikan pkamungan yang segar dan orisinal dari salah satu genre film paling klasik - film kiamat zombie - saat mengikuti seorang pria yang berjuang untuk bertahan hidup di kereta yang dikerubungi oleh wabah zombie. Kamu bakal dibuat betah banget di depan layer ketika nonton film ini!

Burning (2018)


Berdasarkan cerita pendek Barn Burning oleh penulis Jepang Haruki Murakami, drama misteri psikologis yang mendapat pujian kritis dari sutradara terkenal Korea Lee Chang-dong ini menceritakan kisah yang diam-diam menghantui seorang pemuda yang menghadapi rahasia misterius setelah teman masa kecilnya kembali dari perjalanan dengan membawa teman aneh yang misterius.

The Host (2006)


Jika Kamu menyukai Parasite, The Host adalah mahakarya lain dari sutradara Bong Joon Ho yang pasti perlu Kamu tonton (terutama karena juga dibintangi oleh pemeran utama Parasite, Song Kang-ho). Film mendebarkan ini menyajikan alur cerita yang benar-benar mencekam - menampilkan makhluk laut yang menakutkan - untuk menghadirkan apa yang secara luas dianggap sebagai salah satu film monster terhebat hingga saat ini.

Extreme Job (2019)


Apa yang terjadi ketika tim detektif narkotika menyamar di warung ayam goreng untuk mengintai geng kejahatan terorganisir? Itulah premis unik dari film komedi polisi terbaru ini, yang menyenangkan penonton dengan keseimbangan sempurna antara aksi seru bersama dengan komedi yang menyenangkan.

Oldboy (2003)


Mungkin salah satu film Korea paling terkenal sepanjang masa, film balas dendam yang kelam dan mendalam dari Park Chan-wook - salah satu sutradara paling terkenal di Korea - mengikuti seorang pria yang memulai misi balas dendam setelah dipenjara secara misterius. 15 tahun. Peringatan: film ini ngga cocok buat kamu yang hatinya lemah!

The Handmaiden (2016)


Film hebat lainnya dari sutradara Park Chan-wook adalah film thriller psikologis erotis yang terinspirasi oleh novel 2002 Fingersmith oleh Sarah Waters. Berlatar belakang kolonial Korea dan Jepang tahun 1930-an, film ini mengikuti kisah memukau tentang seorang pewaris Jepang dan pelayan Korea-nya - yang sebenarnya terlibat dalam plot rumit dengan seorang penipu untuk merayu wanita kaya dari warisannya.

A Taxi Driver (2017)



Song Kang-ho membintangi film hebat dan mendapat pujian kritis lainnya, kali ini tentang seorang sopir taksi dari Seoul yang secara tidak sengaja terlibat dalam Pemberontakan Gwangju, sebuah peristiwa bersejarah yang terjadi di Korea Selatan pada tahun 1980. (Plus, ini didasarkan pada kisah nyata kehidupan nyata, yang membuatnya menjadi jam tangan yang lebih menarik).

Baca selanjutnya : 15 Film Korea Terbaik (Part 2)

,

 

Credit : JTBC

Drama Hush tayang untuk pertama kalinya dengan respon yang baik.

Drama Jumat-Sabtu baru JTBC Hush menayangkan episode pertamanya kemarin dan menerima sambutan hangat. Dengan latar belakang sebuah perusahaan surat kabar, drama ini secara realistis dan menyenangkan menggambarkan reporter surat kabar dan perjuangan sehari-hari, masalah, dan dilema etika mereka.

Penampilan apik Hwang Jung Min dan YoonA menambah kedalaman cerita. Penggambaran cekatan Hwang Jung Min sebagai reporter manusiawi nan mempesona Han Joon Hyun dan transformasi baru YoonA juga menarik perhatian. Kerja keras mereka pun diikuti respon antusias netizen. Episode pertama mencatat peringkat 3,4% secara nasional dan 4,1% di wilayah metropolitan Seoul (berdasarkan Nielsen Korea), menandakan awal yang menjanjikan.

Baca juga: Seo Hyun Jin Akan Bintangi Drama SBS Terbaru “Why Oh Soo Jae?”

Hush diharapkan untuk menceritakan sebuah cerita yang bisa dipahami oleh siapa saja. Pemandangan para pekerja magang yang gugup dan ingin menjadi karyawan penuh waktu suatu hari dan reporter bergaji yang berkompromi dengan kenyataan sulit menarik simpati.

 

Source : News1