-->
Showing posts with label Park Shin-hye. Show all posts
Showing posts with label Park Shin-hye. Show all posts
,

review drama korea Sisyphus: The Myth

Sisyphus: The Myth (시지프스) merupakan drama televisi Korea Selatan yang dibintangi Cho Seung-woo dan Park Shin-hye. Sisyphus: The Myth sendiri dilabeli sebagai drama spesial JTBC untuk memperingati 'JTBC 10th Anniversary Special Drama'. Drama ini mulai tayang pada tanggal 17 Februari 2021 secara nasional dan internasional melalui layangan streaming Netflix.

 

Awal cerita Sisyphus: The Myth bermula ketika Kang Seo-hae (Park Shin-hye) yang akan memasuki bumi harus berpisah dengan ayahnya. Sebelumnya, ayahnya memperingatkan putrinya dengan beberapa poin, salah satunya adalah "Jangan temui Han Tae-sul". Ketika Kang Seo-hae akan pergi, ia mendapat sebuah stempel di lengan tangannya, stempel itu berupa angka-angka yang berbentuk sebuah kode.

 

review drama korea Sisyphus: The Myth

Nasib Kang Seo-hae tidaklah mulus. Pertama kalinya ia mendarat di bumi, ia langsung menjadi buronan Biro Kontrol Imigrasi. Pelariannya akhirnya berujung denga sebuah pertemuan dengan Sun (Chae Jong-hyeo). Kang Seo-hae yang kelaparan mau tidak mau mengancamnya. Sun akhirnya membuatkannya makanan dan memberikannya tumpangan. Sayangnya, ia melakukan kesalahan, karena kegugupannya ia melaporkan Kang Seo-hae kepada 114. Keputusannya itu membawanya kepada musibah menegangkan.

 

Di lain tempat yaitu di dalam sebuah pesawat, terjadilah sebuah kecelakaan yang hampir mengakibatkan pesawat itu jatuh. Beruntungnya, di dalam pesawat itu ada seorang genius yang dapat memperbaiki kontrol pesawat dalam hitungan menit. Ia adalah Han Tae-seul, founder Quantum & Time Company. Ia tampan dan memiliki keterampilan yang sangat banyak. Ia dikenal sebagai otak cerdas dan pahlawan bagi negeri. Namun, dibalik itu semua ia memiliki rahasia. Ia memiliki trauma psikis sejak 10 tahun yang lalu, ketika kakaknya meninggal. Han Tae-seul sering merasakan halusinasi tentang kakaknya. Cara termudah untuk mengalihkan halusinasinya adalah dengan minum obat-obatan.

 

review drama korea Sisyphus: The Myth JTBC

Han Tae-seul merasa curiga dengan kecelakaan pesawat kapan hari. Ditambah, ia tidak sengaja bertemu dengan co-pilot pesawat Koreana Airlines itu. Co-pilot itu seperti sedang dikejar-kejar, ia berkata bahwa ia akan mati di tangan Biro Kontrol. Sebelum pergi, Co-pilot itu memberikan flashdisk kepada Han tae-seul. Ternyata disk itu berisi rekaman ruang pilot. Ia terkejut dengan apa yang ia temukan. Sesuatu yang menambrak pesawat itu bukanlah seekor burung, namun sesosok manusia yang mirip dengan kakaknya dan sebuah koper. Ia segera mencari tahu sebenarnya apa yang sedang terjadi. Apakah kakaknya masih hidup? Bagaimana bisa manusia bisa ada di atas langit?

 

Ia mendatangi tempat kemungkinan koper itu jatuh. Ia berhasil menemukannya dan langsung membuka koper itu. Ada sebuah handphone jadul dan kunci yang menyita perhatiannya. Han Tae-seul mencoba menyalakan handphone itu. Tak sampai semenit, ada telpon masuk yang mencurigakan. Ia meyakini bahwa kakakya belum mati.

 

Han Tae-seul mendatangi persemayaman kakaknya untuk mengambil abunya untuk dites DNA. Hasilnya mengejutkan, DNAnya tak cocok. Ia semakin yakin bahwa kakaknya masih hidup. Namun, setelah itu ia mendapat teror dan sempat diculik oleh Biro Kontrol. Namun dilepas karena ia manusia dan orang penting di Korea Selatan. Jika Han Tae-seul tetap mencari tahu keberadaan Han Tae-san, ia akan meninggal.

 

Ancaman itu sama sekali tak mengurangi niat Han Tae-seul untuk mencari tahu fakta keberadaan kakaknya. Ketika ia membuka koper yang ia temukan, ia penasara denga kamera film milik kakaknya. Sekali lagi, ia menggunakan kemampuan serba bisanya untuk mencuci film itu. Han Tae-seul heran dengan gambar-gambar pada film itu yang memperlihatkan masa depan, salah satunya ia akan menikah dan melihat wajah mempelainya.

 

Ha Tae-seul meminta sopirnya untuk menemaninya ke Busan, ia mengikuti timeline sesuai foto itu. Ia beranggapan bahwa jika ia mengikuti alur itu, ia bisa bertemu dengan kakaknya.

 

Kembali ke Kang Seo-hae. Ketika ia akan berangkat ke Busan bersama Sun, Biro Kontrol datang untuk menangkapnya. Mereka berusaha menyelamatkan diri dengan jatuh ke truk sampah dari atap rumah. Mereka berhasil melarikan diri, namun ketika sampainya mereka di stasiun Kang Seo-hae tak enak hati kepada Sun karena telah merepotkannya. Kang Seo-hae yang telah melalui masa depan mengisikan form lotre milik Sun dan berangkat sendiri ke Busan ketika Sun masih di toilet.

 

Sebenarnya, apa hubungan Han Tae-seul dan Kang Seo-hae? Kemana Han Tae-san? INI TUH CERITANYA TENTANG APA SIH?!!!

 

Review Sisyphus: The Myth

 

Sisyphus: The Myth Production

Aku baru menonton 2 episode dan dibuat penasaran sebenernya drama ini tentang apa? Banyak banget teka-tekinya. Aku masih belum bisa memahami sepenuhnya apa yang sedang terjadi. Penasaran banget sama episode selanjutnya. Peran Sung Dong-il juga tuh ntar kayak gimana.

 

Sejak 2019, aku ngerasa Park Shin-hye ingin melebarkan sayapnya ke arah genre yang lebih serius. Park Shin-hye yang terbiasa dengan peran ala romance dan melodrama, ingin mencoba peran yang lebih menantang. Namun, tetap saja masih ada adegan nangis dan mimisan haha. Cho Seung-woo ngga usah dikomentarin, karena emang gila banget kualitasnya.

 

Untuk produksinya, well not bad. DRAMAHOUSE (anak dari JTBC Studio) memang mencoba memproduksi drama yang membutuhkan efek visual cukup banyak. Ia menggaet Jin Hyeok (City Hunter, The Master's Sun, Doctor Stranger, The Legend of The Blue Sea) untuk Sisyphus: The Myth. Namun, mereka memakai screenwriter yang belum memiliki banyak portofolio, yaitu sepasang suami istri, Lee Je-in & Jeon Chan-ho. Aku berharap ngga ada plot hole pada drama ini.

 

Ada satu hal yang sepertinya bisa diperbaiki, yaitu scoring. Ketika adegan berkelahi dan kejar-kejaran berlangsung, sound effectnya ngga sesuai dengan keadaan saat itu. Contohnya, suara tendangan Park Shin-hye terlalu tebal (?). Background music di beberapa adegan malah seperti drama melodrama, padahal Sisyphus: The Myth adalah drama fiction, action dan mistery (aku ngga tau romancenya akan sekuat apa). Misalnya, adegan Han Tae-seul di ladang mencari tahu tentang kecelakaan, karena lagunya melo banget dan diberi efek slow motion dan colorist warm, jatuhnya jadi seperti si Han Tae-seul lagi nyari jodoh di ladang :')

 

Overall, drama Sisyphus: The Myth seru untuk ditonton on-going. Kamu bisa menontonnya via Netflix!

,
Film Call (2020) rilis pada tanggl 27 November 2020 di layanan streaming Netflix. Ketika tahu bahwa film Call berisi pemain dari kalangan bintang drama (kecuali Jun Jong-seo), aku ngga akan berekspektasi tinggi.
 
Film The Call dibuka dengan sosok Seo-yeon (Park Shin-hye) yang baru saja pindah ke sebuah rumah tua pada 2019. Ia menemukan sebuah telepon usang yang masih berfungsi, tiba-tiba ia mendapatkan telepon dari seorang wanita yang tidak ia kenal. Ia sempat mengira bahwa itu telepon salah sambung . Namun, setelah ia menemukan ruangan rahasia dan sebuah buku harian yang tertinggal di rumah itu, Seo-yeon menyadari bahwa sang penelpon adalah wanita bernama Young-sook yang tinggal di tempat yang sama 20 tahun lalu, tepatnya pada 1999. Seo-yeon tidak menyangka bahwa kejadian itu akan merubah hidupnya 180 derajat.

Seo-yeon mengetahui bahwa apapun yang dilakukan oleh Young-sook di masa lalu akan mengubah kehidupan di masa depan. Young-sook menawari sebuah bantuan kepada Seo-yeon untuk merubah takdir keluarganya dengan mencegah kecelakaan ayahnya di masa lalu yang membuat Seo-yeon kehilangan ayahnya. Young-sook berhasil, dan hidup Seo-yeon terlena dengan kehidupan barunya. Sayangnya, Seo-yeon lupa dengan kehadiran Young-seok. Hal ini mengakibatkan Young-seok kesepian dan jiwa kejamnya muncul. Ia berani mengumpat dan melakukan hal kejam, yaitu memutilasi ibunya. Sebelumnya, Seo-yeon sempat memperingkatkan Youn-sook tentang kematiannya yang seharusnya ia dibunuh oleh ibunya.
 
Setelah kejadian tersebut, perilaku Young-sook mulai berubah dan terkesan agresif saat menelpon Seo-yeon. Tak lama setelah itu, Seo-yeon pun mengetahui bahwa Young-sook merupakan seorang psikopat dan juga pembunuh berantai. Young-sook berusaha defensive dengan membunuh siapa pun yang mengganggunya, tak terkecuali keluarga Seo-yeon. Seo-yeon di masa depan menderita sebatang kara dan Young-sook di masa depan semakin kejam.
 
Ending film Call membuat penonton bingung karena membuat kita multitafsir. Sebenarnya siapakah yang menang? Bahkan, aku sempat mikir kalau mereka ada di dimensi yang berbeda ahaha. Aku pribadi lebih suka kalo ibu Seo-yeon masih hidup.
 
Alur cerita Film Call di awal sangat mirip dengan drama MBC Kairos, membuatku heran ini siapa pemilik naskah aslinya, saling mirip banget.  Tetapi, pengembangannya cukup berbeda. Durasinya hampir 2 jam, tapi sebenarnya bisa dipangkas, karena banyak adegan yang ngga padet.
 
Scoring film Call menurutku cukup bagus, tapi mengecewakan untuk DOPnya. Young-sook yang keji jadi terasa biasa aja. Banyak ekspresi yang tak tersampaikan karena DOPnya ngga sesuai dengan kebutuhan scene. Akting Park Shin-hye masih perlu diasah, kemudian  Jun Jeong-seo memang sejak awal debut selalu member kesan tersendiri. Ini merupakan film kedua Jun Jeong-seo. Sayang banget DOPnya yang mengecewakan jadi kurang menghighlight kekejaman Young-sook.
 
Overall, aku nonton ini karena dampak hype manusia-manusia miniblog. Sayangnya, setelah nonton, aku pribadi agak kecewa wkwk.