-->
,

 

Sejarah Drama Mr.Queen

Mr. Queen adalah drama korea saeguk yang tak sebenar-benarnya saeguk. Kenapa aku bilang begitu, karena Mr. Queen hanya memakai nama-nama tokoh dari fakta sejarah, namun tak memakai cerita sesuai fakta sejarah. Itulah mengapa drama ini pernah digugat masyarakat Korea Selatan, hingga masuk website kepresidenan. Jadi, kamu menonton Mr. Queen lalu berkomentar “Baru kali ini aku setahan ini nonton drama sejarah, biasanya bosen, ngantuk dan berat”, well kita ngga sefrekuensi. Banyak sekali argumen netizen yang overproud tanpa edukasi . Agak menyebalkan memang, tapi biarkan, karena itu cara mereka bahagia.

Aku hari ini ingin membahas, tokoh asli dari Mr. Queen dan beberapa fakta sejarah di balik Mr. Queen. Sesungguhnya pada era Raja Cheoljong sudah mengalami kemunduran akibat Jepang masuk. Puncaknya ketika Raja ke-26 menjabat, Raja Gojong meretakan singgasana era Joseon.


Sejarah Drama Mr.Queen

Raja Cheoljong dan Ratu Cheorin

Raja Cheoljong merupakan raja ke-25 dinasti Joseon. Ia merupakan sepupu dari Raja sebelumnya, Rata Heonjong. Raja Cheljong menikah dengan Ratu Cheorin pada tahun 1851. Saat itu Raja Cheoljong berusia 21 tahun dan Ratu Cheorin berusia 15 tahun. Ratu Cheorin adalah ratu satu-satunya selama Raja Cheoljong berkuasa. 9 tahun setelah menikah, mereka dikaruniai seorang putra bernama Price Lee Yong-jun, namun anak tersebut meninggal ketika berusia 6 bulan.

Raja Cheoljong meninggal di usia 32, disinyalir ia dibunuh oleh Andong Kim. Sedangkan Ratu Cheorin meninggal di tahun ke-2 Raja Gojong (Raja selanjutnya) menjabat atau ketika usianya 41 tahun.


Sejarah Drama Mr.Queen

Selir Jo Gwi-in (kalau di drama Jo Hwa-jin)

Pada fakta sejarah, Selir Jo adalah selir utama kedua setelah selir Park. Ia dinominasikan sebagai selir ketika berusia 18 tahun pada tahun ke-10 Raja Cheoljong menjabat, atau ketika Raja berusia 29 tahun. Lalu, Selir Jo memiliki seorang anak laki-laki dua tahun kemudian. Sampai sekarang tak ada tulisan sejarah tentang anak tersebut.


Sejarah Drama Mr.Queen

Kim Jwa-geun

Dia adalah adik laki-laki dari Ratu Sunwon dan pemimpin dari Sedo Politics dari Andong Kim. Ngga usah dibahas, karena kira-kira ya karakternya mirip dengan yang di drama haha.


Sejarah Drama Mr.Queen

Lee Wook, Prince Yeongpyeong

Ia merupakan kakak tiri dari Raja Cheoljong, jarak usia mereka terpaut 3 tahun. Yeongpyeong dan Cheoljong memiliki ikatan yang kuat. Andai ia memiliki putra, mungkin ia bisa menjadi penerus Cheoljong. Yeongpyeong sendiri meninggal di tahun ke-39 Raja Gojong.


Sejarah Drama Mr.Queen

Kim Byung-ki (kalau di drama Kim Byeong-in)

Kim Byung-ki adalah anak adopsi Kim Jwa-geun. Ia adalah ambassador dari Sungkyunkwan, sukses di berbagai bidang dan orang penting dalam naik tahtanya Raja Gojong. Ia memiliki karakter yang dingin.


Sejarah Drama Mr.Queen

Kim Moon Geun & Ratu Sunwon (ibu suri yang agung)

Ya, kira-kira sama dengan di drama. Jadi skip ya haha.


Sejarah Drama Mr.Queen

Ratu Shinjeong (kalau di drama Ibu Suri Jo)

Ratu Shinjeong adalah istri dari Pangeran Hyomyung dan ibu dari Raja Heonjong. Ketika anak dan suaminya meninggal, ia otomatis menjadi ratu. Ia memiliki anak adopsi bernama Lee Jae-hwang. Ia melepaskan kekuasaan de facto-nya kepada ayah Raja Gojong, Heungseon Daewongun. Ia meninggal di usia 83 tahun di bawah kekuasaan Raja Gojong.

I do love this drama! Aku sengaja ngga bikin review first impression karena udah terlalu bahagia ketika nonton ini. Aku penasaran ending Mr. Queen akan seperti apa, karena versi drama chinanya sampai dibuat 3 alternatif ending.

 Sumber :  Wikipedia, Naver

,

 

Jin-young BH Entertainment

Pada 29 Januari 2021, BH Entertainment merilis berita bahwa Jin-young GOT7 bergabung dengan agensi mereka. Hal ini tentu ngga membuat aku kaget. Karena pola perekrutan BH Entertainment yang ala MLM, yaitu dengan menambah artis baru yang pernah bekerja sama dengan artis mereka sebelumnya. Jinyoung pernah bekerja sama dengan Yoo Ji-tae, aktor veteran BH Entertainment. Case ini mirip dengan case Kim Go-eun, Lee Jin-wook, Park Bo-young, Jungwoo dan Cho Bok-rae. Mereka direkrut setelah mereka bermain bersama dengan artis dibawah naungan BH Entertainment.

Posisi Jinyoung di BH Entertainment sangat pas. Karena ia hadir ketika posisi aktor muda di BH Entertainment sedang kosong. Byun Woo-seok pindah ke Varo Entertainment tahun lalu, toh Byun Woo-seok akan fokus bermain drama yang ngga terlalu serius. Ini berbanding terbalik dengan nilai BH Entertainment, dimana masing-masing artisnya pasti memiliki portofolio film atau drama bergenre berat. Sejujurnya, aku pernah berpikir bahwa posisi ini akan diisi oleh Nam Joo-hyuk, tapi kayaknya engga, Nam Joo-hyuk & Byun Woo-seok memiliki citra yang cenderung mirip.

Berita terbarunya Jin-young akan bermain di Money Heist Korea sebagai Rio. Dan, Money Heist adalah produksi BH Entertainmet dan Zium Cotent.

Kesimpulannya, aku ngga kaget dan cukup bahagia Jin-young masuk agensi aktor-aktris yang besar, apalagi BH Entertainment juga terkenal kualitasnya. Bayangin, aku ngikutin Jin-young dari dia masih di Dream High 2, trus dia masuk agensi aktor yang aku suka, sebahagia itu akuuu ahaha. Hanya saja, untuk para fans harus siap-siap sabar, karena sesuai slogannya BH Entertainment, ‘Be Happy’. Artis di bawah BH Entertainment diperbolehkan istirahat tidak mengambil project untuk beberapa tahun, tergantung keinginan si artisnya.

Baca juga: Analisa Rating True Beauty Naik-Turun

BH Entertainment 2021

BH Entertainment di Tahun 2021

Nah, bagi kamu yang mengikuti postingan BH Entertainment di Instagram, pasti akan sadar kalau ada 2 bintang yang akan masuk BH. Satu sudah dikonfirmasi Jin-young, satunya perempuan. Aku menebaknya Park Shin-hye, karena dia punya circle persahabatan yang cukup kuat di BH Entertainment. Serta, aku ngerasa dia ingin kerja keras di layar lebar dan proyek bergenre berat, sedangkan agensinya kurang portofolio di bidang itu. Opsi kedua, ada Shin Hyun-bin. Karea dia juga memiklik persahabatan yang cukup erat dengan Han Hyo-joo & Kim Go-eun. Haha, alasannya ngga logis banget. Coba deh lihat siluetnya, mirip Shin Hyun-bin ngga sih?

Well, mari kita doakan artis Bhent tahu 2021 sukses semua. Aamiin, ahahaha.


,

 

Review Film Jepang Mother 2020

Film ini dibuka dengan adegan ketika seorang ibu bernama Akiko (Masami Nagasawa) tidak sengaja bertemu anaknya, Shuhei (Sho Gunji) yang memilih untuk melewati sekolah. Pada adegan ini, sifat aneh ibunya terlihat. Dia melihat kaki Shuhei terluka dan kemudian menjilat lukanya.

Alih-alih mengatakan untuk kembali sekolah, Akiko malah mengajak Shuhei untuk berenang. Pada saat itu penonton mungkin masih berasumsi bahwa itu adalah cara Akiko menyenangkan anak-anaknya yang sedih. Tetapi ternyata, sosok Akiko sangat jauh dari karakter keibuan dan tanggung jawab.

Pada suatu waktu, Akiko mengunjungi rumah orang tuanya untuk meminjam uang. Ibunya menolak karena telah meminjam berulang kali dan tidak pernah kembali, Akiko malah menggunakan Shuhei sebagai alasan. Sayangnya triknya tidak berhasil. Akiko tidak berpikir untuk mencari nafkah untuk mendukung putranya. Dia bahkan lebih sibuk mencari perhatian dari laki-laki, bahkan anak-anak sering diperlakukan tidak seperti yang seharusnya.

Hubungan antara anak-anak dan ibu sulit dijelaskan, satu-satunya kata yang tepat mungkin toxic banget. Meskipun sering mendapat perlakuan kasar, dan mengesankan seperti seorang anak tidak terawat, Shuhei sangat meghormati ibunya. Seolah ibu adalah segalanya baginya.

Review Film Jepang Mother 2020

Suatu ketika Akiko hamil anak kedua. Waktu berjalan hingga Shuhei remaja (Daiken Okadeira), mereka menjalani hidup dari jalan ke jalan. Higga suatu saat mereka ditangkap dinas kesejahteraan. Mereka diberi tempat tinggal, Shuhei pun disekolahkan. Sayangnya, Akiko hanya memanfaatkan situasi itu untuk kesenangannya. Ia kembali bersama pria toxicnya.

Hidup Akiko & Shuhei semakin tidak jelas. Akiko kembali memanfaatkan Shuhei untuk meminta uang kepada orang tuanya. Akiko dengan santainya meminta Shuhei, "Jika Anda membunuh nenek Anda, tentu saja kita akan punya uang," katanya. Ini menyebabkan pergolakan batin ke Shuhei. Tidak hanya memberi tahu anak itu untuk menghasilkan uang, Akiko meminta Shuhei untuk membunuh neneknya.

Bahkan untuk tumbuh dewasa, Shuhei tampaknya mengambil peran sebagai kepala keluarga, dimana dia bekerja dan merawat saudara perempuannya dengan cinta. Meskipun diperlakukan sangat baik dan selalu didampingi oleh Shuhei, Akiko tidak pernah berubah menjadi ibu yang bertanggung jawab.

Namun, dia memilih untuk terus mengikuti kemauan si ibu. Hubungan toxic ini tidak pernah berhenti bahkan Shuhei harus berada di penjara. Ketika ditanya apakah sang ibu mengatakan kepadanya untuk melakukan pembunuhan itu, Shuhei selalu mengelak. Namun, terlihat rasa sedih, putus asa dan amarah dari sorot matanya. Selama hidupnya Shuhei tak memiliki kesempata untuk memilih.

review film jepang mother 2020

Mother: Hubungan Toxic Ibu & Anak

Ada begitu banyak kasus orang tua yang meninggalkan anaknya karena keegoisan mereka. Mereka tidak ingin mengakui bahwa mereka sebenarnya tidak bisa membesarkan anak-anak mereka dan memiliki anak karena keegoisan. Mereka tidak berpikir tentang bagaimana anak-anak mereka dewasa, apakah pengasuhan mereka akan membuat mereka bahagia. Apa yang ada di benak orang-orang ini adalah membuat anak sebagai aset yang dapat mereka gunakan.

Akiko hanya memiliki sedikit perhatian untuk Shuuhei. Dia tidak peduli dengan putranya bisa hidup layak atau tidak. Dia juga mengabaikan ketika Shuhei berkata di rumah tidak ada air panas dan malah meminta anaknya untuk meminta air panas di toko. Jelas ada yang salah dengan Akiko dan cara mengasuhnya. Kamu akan dipaksa melihat situasi ini selama hampir 2 jam, bagaimana Akiko hanya peduli pada dirinya sendiri, tetapi merasakan anaknya adalah miliknya.

Didikan yang toxic sejak masa kanak-kanak membuat Shuhei tidak punya pilihan. Dia juga tidak dapat memutuskan untuk dirinya sendiri karena sejak kecil, ia selalu mendapat doktrin Akiko dalan segala hal. Kacamata Shuhei pun berkembang sesuai dengan apa yang dirasakan ibunya. Secara tidak sadar, ia takut dengan orang yang ibunya benci. Ia sempat takut berhadapan dengan kakek & neneknya karena neneknya yang sudah kesal dengan pola hidup Akiko.

Ketika dia bertemu neneknya dan kakek saat remaja, dia melihat cinta yang diberikan oleh mereka. Sayangnya, permintaan Akiko untuk membunuh mereka berdua telah memenuhi pikirannya dan hanya itu adalah tujuan pada saat itu. Dia tidak memikirkan konsekuensinya, itu tidak memikirkan seberapa baik pernyataan mereka kepadanya. Apa yang ada di kepalanya hanya melakukan keinginan dan perintah ibunya.

review film jepang mother 2020

Dia tumbuh di bawah kendali penuh ibunya, bahkan ketika ibunya tidak ada di dekatnya. Dia tidak bisa pergi ke sekolah karena ibunya berkata tidak perlu, tetapi dia juga tidak memberontak karena dia tidak bisa melawan kehendak ibunya. Selama 17 tahun "dipandu" dengan penyiksaan emosional yang tidak terwujud, Shuuhei berakhir jadi itu seperti robot kosong dan hanya bisa dipenuhi dengan kata-kata Akiko, ibunya.

Film Mother membawa kamu untuk melihat semuanya dari sudut pandang Shuhei. Meskipun awalnya jarang berbicara, Shuuhei adalah karakter utama dalam film ini. Bagaimana dia berinteraksi dengan ibunya, bagaimana dia berinteraksi dengan orang-orang baru yang mendekatinya, interaksinya dengan kakek dan neneknya pada saat terakhir. Rasanya pengap.

Dengan melihat segala sesuatu dari sudut pandang Shuhei, kamu dapat memahami mengapa pada akhirnya dia bisa membunuh kakek dan neneknya. Kamu benar-benar harus memahami bagaimana seorang anak dapat digunakan sebagai alat oleh orang tuanya dan itu bukan perjalanan singkat. Kamu mungkin merasa emosimu terkuras saat menonton Mother. Namun, film ini memberikan pandangan baru bahwa beberapa orang tidak layak memiliki anak dan membesarkan anak.

review mother 2020

Film Mother adalah Kisah Nyata

Film Mother mengkisahkan kejadian nyata pada tahun 2014. Seorang remaja berusia 18 tahun membunuh kakek, Masaaki Ozawa, 73, dan neneknya, Chieko, 77 pada 26 Maret 2014 di rumahnya di kawasan Kawaguchi, Prefektur Saitama. Ia mendapat hukuman 15 tahun penjara.

Dalam kesaksiannya, tersangka mengatakan ibunya, 41 - yang juga ditangkap - menekan dia untuk mendapatkan uang dari kakek-neneknya bahkan membunuh mereka. Dia mengatakan dia tidak pernah bisa menerima pendidikan karena gaya hidup ibunya.

Sumber: JapanToday


,

Kim seon ho drama 2021

Disclaimer : Aku mengikuti karir Kim Seon Ho sejak di Welcome to Waikiki dan lebih suka lagi  di 2 Days 1 Night, serta aku #TeamHanJiPyeong

Pernah ngga sih ngerasa kalau di antara beberapa media play pemain pendukung drama selama 2020, Kim Seon Ho-lah yang paling besar impactnya? Untuk awal tahun mungkin Han Seo Hee sempat mendominasi, namun ngga awet. Agensi Kim Seon Ho, SALT Entertainment cepat tanggap dengan istiqomah memberikan ia project iklan, nge-up video positifnya, ambassador dan model MV. Ngga hanya itu tiap bulannya selalu ada aja beritanya.

Hasil promosi ala media play ini biasanya bertahan ngga lama. Namun, berbeda dengan Kim Seon Ho yang udah hampir 4 bulan tetap bertahan. Siapa yang perlu diapresiasi? Kerjasama agensi, media dan si Kim Seon Honya dong! By the way, konteks media play di sini ngga selalu bersifat negatif lho ya! Karena bagaimana pun, menjadi seorang public figure harus memiliki relasi baik dengan media.

kim seon ho drama 2021

Drama Korea Link atau Mr. Hong?

Aku sempat membuat timeline berita tentang berita Kim Seon Ho yang mendapat tawaran drama.

·         10 November 2020

Kim Seon Ho ditawari peran utama Link, drama fantasi romantis.

·         17 Desember 2020

Kim Ji Won (yang seagensi dengan Kim Seon Ho) ditawari jadi pasangan Kim Seon Ho di Drama Korea Link. Berita ini bertepatan dengan tayangnya drama Kim Ji Won dan Ji Chang Wook. Aku sempat mikir ini strategi perusahaan buat ngangkat drama barunya, tapi entahlah.

·         21 Desember 2020

Kim Seon Ho diincar bintangi drama romantis Mr. Hong.

Shi Min-ah disebut akan temani Kim Seon Ho di Drama Mr. Hong.

·         17 Januari 2021

Lee Jae Wook akan gantikan Kim Seon Ho bintangi drama tvN Link

·         18 Januari 2021

Moon Ga Young tengah pertimbangkan main drama Link bareng Kim Seon Ho. Jika ini terjadi maka akan terjadi reuni Welcome to Waikiki 2.

·         21 Januari 2021

Lee Joon Gi diberitakan akan bergabung bintangi drama Link, dan sorenya Lee Joon Gi megabarkan tawara bermain di Link

·         23 Januari 2021

Kim Seon Ho akan mejadi cameo dalam drama Korea Run On

Gila! Bisa gitu ya? Sejujurnya aku capek sama pemberitaan ini. Semuanya belum fix tapi terus-terusan diberitakan. Kalau aku jadi Kim Seon Ho, aku akan lebih memilih Mr. Hong daripada Link. Dua-duanya sama-sama komedi romantis, namun buat aku pribadi lebih suka orang-orang dibalik layarnya Mr. Hong. Pun relasi pemain Mr. Hong lebih luas dibanding Link. Jika tayang di tvN, otomatis akan diproduksi oleh Studio Dragon, kru Mr. Hong memiliki track record dengan tvN, sedangkan penulisa dan sutradara Link baru hijrah ke tvN.

Aku berharap agensi dan media cukup menggunakan Kim Seon Ho dalam pemberitaan seperti ini. Selain ini bisa jadi malah membuat netizen bosan, bisa juga membuat citra Kim Seon Ho malah tak sesuai dengan yg direncanakan. 

Kalau kamu pribadi bagaimana?


Sumber: (1) (2) (3) (4)

SALT Entertainment


,


Alice in Borderland Review


Alice in Borderland merupakan Serial Original Netflix yang rilis tanggal 10 Desember 2020. Alice in Borderland sendiri adalah live action dari manga dengan judul yang sama oleh Haro Aso. Season pertama Alice di Borderland memiliki delapan episode, yang masing-masing memiliki durasi sekitar 45-60 menit. Sedangkan, versi manga memiliki 18 volume yang terdiri dari 87 bab dan memiliki sejumlah seri spin-off.

Kisah utama dari Alice di Borderland adalah pada sosok Arisu Ryohei (Kento Yamazaki) yang diceritakan sebagai pemuda Hikikomori yang menganggur dan memiliki hobi bermain game. Merasa bosan dengan hidupnya begitu seperti itu, Arisu berharap untuk hidup di dunia lain yang akan lebih menyenangkan baginya. Tepat setelah momen kembang api yang muncul secara misterius, keinginan Arisu akhirnya terwujud.

Alice in Borderland Review

Kejadian aneh ini ia dapati ketika dirinya bersama dengan dua sahabatnya, yaitu Chota (Yuki Morinaga) dan Karube (Keita Machida). Pada hari dimulai pada malam hari di dunia, sebuah tanda yang tampaknya menunjukkan keberadaan orang lain. Mereka bertemu seorang wanita yang akhirnya membawa Arisu bersama dengan dua temannya ke arena permainan.

Bagi Arisu permainan di dunia game itu sangat menyenangkan dan sangat dekat dengan harapan dunia yang diinginkan Arisu. Karena, mereka berkewajiban untuk menang di setiap kompetisi untuk mendapatkan visa yang membuat Arisu dan teman-teman bertahan di dunia alternatif ini. Jika kalah, mereka pasti akan mati terbunuh oleh seorang sosok yang mengendalikan dunianya. Kompetisi yang disajikan dalam setiap episode selalu berubah sehingga memberikan ketegangan yang berbeda dan tentu saja membuat kamu tidak mudah bosan. Konsep bertahan hidup ini mirip dengan konsep yang dihadirkan The Hunger Games.

Untuk kamu yang tidak pernah membaca manga atau menonton OVA dari Alice di Borderland masih dapat menikmati seri aksi langsung ini. Sebab, dalam beberapa episode awal Kamu akan diperkenalkan dengan sejumlah karakter dan konsep cerita seri. Tentu saja, seri ini akan sangat cocok untuk Kamu yang suka kacamata bertema bertahan hidup yang memacu adrenalin.

Baca juga : Review Film Korea Pawn (2020)


Review Alice in Borderland

Salah satu keunggulan serial ini adalah pengenalan karakter yang sangat rinci yang membuat kita lebih akrab dengan karakter tanpa harus membaca manganya. Bahkan, sejumlah adegan flashback yang membuat kita tahu latar belakang setiap karakter.

Misalnya, ada kalanya adegan flashback yang menunjukkan persahabatan Arisu, Chota dan Karube sehingga kita jauh lebih memahami tentang bagaimana dunia paralel berdampak pada hubungan mereka.

Menariknya, pengenalan detail tidak hanya berlaku untuk karakter utamanya, tetapi juga untuk tokoh pendukung yang membantu adegan kilas balik. Adegan flashback mereka disajikan pada saat yang tepat sehingga tidak membosankan ketika ditonton dan berkaitan dengan adegan.


Selain pengenalan karakter, hal yang menonjol pada live action Alice di Series Borderland terletak pada efek visualnya yang bagus banget. Beberapa adegan yang menggunakan efek visual terlihat sangat baik dan nyata. Mulai dari efek tembakan ke manusia, kobaran api, laser di langit, dan lainnya, hampir semuanya memiliki kualitas di atas rata-rata.

Bisa dibilang, kualitas efek visual yang disajikan dalam seri ini memiliki level yang sangat tinggi seperti film Hollywood. Ini juga yang membuat Alice di Borderland bukan adaptasi dari live action manga atau anime 'Abal-Abal'. Kamu telah membaca manga juga akan menjadi kagum dengan efek visual yang sukses dari 'menghidupkan kembali' sejumlah momen ikonik dalam komik.


Alice in Borderland Season 2?

Episode terakhir dari seri ini masih membuat banyak pertanyaan terkait dengan dunia paralel, kompetisi mematikan, dan nasib karakter. Sampai artikel ini ditulis Netflix hanya merencanakan seri ini untuk musim lalu, tetapi kemungkinan besar mereka akan mengumumkan musim kedua dalam waktu dekat. Karena, jika tidak, akhir dari seri ini akan sangat menggantung.